BPBD DKI Sebar 2,4 Ton CaO dalam Operasi Modifikasi Cuaca Hari ke-9 di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD DKI Jakarta melakukan Operasi Modifikasi Cuaca menggunakan pesawat CASA 212 dari Bandara Halim Perdanakusuma untuk mencegah hujan lebat di Jakarta. (Posnews/Ist)

Petugas BPBD DKI Jakarta melakukan Operasi Modifikasi Cuaca menggunakan pesawat CASA 212 dari Bandara Halim Perdanakusuma untuk mencegah hujan lebat di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hari kesembilan pada Sabtu (24/1/2026).

Langkah ini menjadi upaya mitigasi dini untuk menekan risiko bencana hidrometeorologi di Jakarta dan sekitarnya.

Pada hari yang sama, BPBD DKI Jakarta menggelar OMC melalui tiga kali penerbangan. Tim menjalankan seluruh operasi berdasarkan analisis kondisi atmosfer dan pemantauan cuaca secara intensif.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menegaskan petugas mengarahkan penyemaian awan ke wilayah yang lebih aman agar tidak memicu hujan lebat di Jakarta.

Ia menekankan pendekatan berbasis data menjadi kunci keberhasilan OMC.

“BPBD melaksanakan OMC berdasarkan analisis atmosfer dan pemantauan cuaca intensif, sehingga penyemaian awan dapat diarahkan ke wilayah yang lebih aman,” kata Isnawa di Jakarta.

Baca Juga :  BPBD DKI Jakarta Peringatkan Warga Pesisir Utara Waspadai Banjir Rob 17–22 Agustus

Ia menambahkan, OMC hari kesembilan menjadi bagian dari strategi mitigasi dini menghadapi potensi cuaca ekstrem. Selain itu, BPBD DKI Jakarta terus melakukan evaluasi harian untuk menjaga efektivitas operasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sinergi Lintas Instansi dan Tiga Misi Penerbangan

BPBD DKI Jakarta mengoperasikan OMC menggunakan pesawat CASA 212 A-2105 yang berpangkalan di Bandara Halim Perdanakusuma.

Operasi ini melibatkan sinergi BPBD DKI Jakarta, BNPB, BMKG, TNI Angkatan Udara, serta instansi terkait lainnya.

Pada penerbangan pertama, tim memfokuskan penyemaian awan di wilayah Kabupaten Bekasi dan sekitarnya. Misi ini bertujuan memecah awan potensial pembentuk hujan agar tidak bergerak menuju Jakarta.

“Petugas melakukan penyemaian pada ketinggian 7.000–8.000 kaki dengan target awan stratocumulus menggunakan 800 kilogram kalsium oksida,” ujar Isnawa.

Baca Juga :  Keadilan Restoratif Jadi Fokus, Bareskrim Polri Luncurkan Sosialisasi Diversi Anak di Bawah 12 Tahun

Selanjutnya, penerbangan kedua menyasar wilayah Kabupaten Bogor pada ketinggian 5.000–7.000 kaki.

Penyemaian dilakukan pada radial 180–270 derajat dengan jarak 10–20 mil laut dari Bandara Halim, menggunakan 800 kilogram CaO.

Pada penerbangan ketiga, petugas kembali melakukan penyemaian di atas Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor pada ketinggian 5.000–7.000 kaki dengan radial 090–120 derajat. Dalam misi ini, tim kembali menebarkan 800 kilogram CaO.

Di sisi lain, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Warga juga diminta aktif menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air untuk meminimalkan risiko genangan dan banjir. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar
Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan
Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap
Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari
Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme
Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:23 WIB

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:50 WIB

Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:06 WIB

Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:49 WIB

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme

Berita Terbaru