Brigjen Densus 88 Blusukan ke Sawah, Eks Napiter Disulap Jadi Petani

Selasa, 23 September 2025 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brigjen Arif Densus 88 meninjau lahan pertanian PT Sang Hyang Seri Subang. Dok: Polri

Brigjen Arif Densus 88 meninjau lahan pertanian PT Sang Hyang Seri Subang. Dok: Polri

SUBANG, POSNEWS.CO.ID – Brigjen Pol Arif Makhfudiharto, Direktur Idensos Densus 88, blusukan ke PT Sang Hyang Seri (SHS) Subang, Jawa Barat, Senin (22/9/2025).

Kunjungan sejak pukul 10.00 WIB itu dihadiri manajemen SHS dan para mantan napiter yang kini banting setir jadi petani.

Brigjen Arif langsung meninjau sawah, kandang domba, dan kolam lele milik perusahaan. Usai blusukan, ia makan bareng dan berdiskusi soal ketahanan pangan dengan manajemen SHS.

Baca Juga :  Polda Metro Bongkar Amunisi Ilegal di Jakbar, OA Ditangkap Bersama Ratusan Peluru

Tak hanya itu, jenderal bintang satu ini juga menyapa para eks napiter. Ia menegaskan agar mereka terus semangat mengembangkan pertanian dan budidaya pangan.

Baca Juga :  Polri Pastikan Reno dan Farhan Tewas Karena Terbakar, Bukan Korban Kekerasan

“Semangat ini jangan padam. Usaha pangan adalah kontribusi nyata bagi bangsa,” tegas Brigjen Arif.

Direksi Komunikasi dan manajemen SHS menutup acara dengan ramah tamah sekaligus menegaskan komitmen menjaga ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi nasional. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kedaulatan Digital: Menjerat Raksasa Teknologi dalam Rezim Pajak Global 2026
Kutukan Sumber Daya Baru: Menakar Nasib Negara Pemilik Nikel dan Litium dalam Pusaran Transisi Energi
Polisi Ditabrak Bus Pariwisata di Madiun, Kaki Patah – Sopir Nekat Terobos Larangan
Ribuan ASN DKI Serbu Balai Kota Usai Lebaran 2026, Gubernur Tegas Soal Sanksi
Perang Semikonduktor: Perebutan Rantai Pasok Global di Tengah Rivalitas AS-Tiongkok
Proteksionisme Baru: Mengapa Negara Maju Mulai Meninggalkan Narasi Perdagangan Bebas?
Perangkap Utang atau Investasi? Membedah Merkantilisme di Balik Diplomasi Infrastruktur Tiongkok
Membedah Hegemoni Keuangan Amerika Serikat dan Arus De-dolarisasi

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:03 WIB

Kedaulatan Digital: Menjerat Raksasa Teknologi dalam Rezim Pajak Global 2026

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:58 WIB

Kutukan Sumber Daya Baru: Menakar Nasib Negara Pemilik Nikel dan Litium dalam Pusaran Transisi Energi

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:26 WIB

Polisi Ditabrak Bus Pariwisata di Madiun, Kaki Patah – Sopir Nekat Terobos Larangan

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:12 WIB

Ribuan ASN DKI Serbu Balai Kota Usai Lebaran 2026, Gubernur Tegas Soal Sanksi

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:37 WIB

Perang Semikonduktor: Perebutan Rantai Pasok Global di Tengah Rivalitas AS-Tiongkok

Berita Terbaru