Buruh Desak UMP DKI 2026 Jadi Rp6 Juta, Pramono Anung: Baru Dibahas

Senin, 17 November 2025 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA,POSNEWS.CO.ID – Ratusan buruh kembali melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Balai Kota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025).

Mereka menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 menjadi Rp6 juta. Aksi ini berlangsung heboh dan mendapat perhatian publik, mengingat nilai UMP Jakarta selalu menjadi barometer nasional.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons tuntutan tersebut dengan menegaskan bahwa UMP 2026 masih dalam tahap pembahasan. Ia belum bisa menentukan apakah UMP bakal naik atau turun.

“Ya kan baru dibahas. Kan saya di ujung aja nanti,” ujarnya singkat.

Baca Juga :  Gubernur Pramono Larang Daging Anjing dan Kucing, Pergub Rampung Sebulan

Saat ditanya lebih jauh soal kemungkinan nilai UMP, Pramono kembali menegaskan bahwa keputusan final baru akan keluar setelah seluruh proses selesai.

“Nanti dibahas (apakah naik atau turun),” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menunggu Pedoman dari Kemnaker

Kepala Disnakertransgi DKI Jakarta Syaripudin menyatakan, pihaknya menghargai aspirasi buruh. Namun, penentuan angka UMP belum bisa dilakukan karena seluruh daerah masih menunggu pedoman resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker RI).

“Seluruh pemerintah provinsi menunggu petunjuk dari pemerintah pusat yang sampai tanggal 17 ini belum diterbitkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Mahfud MD Minta Publik Sabar Soal Barakuda Tabrak Ojol Saat Demo di Jakarta

Jika pedoman sudah keluar, Disnakertransgi akan menggelar pembahasan bersama Dewan Pengupahan.

Proses ini akan melibatkan unsur buruh, Apindo, dan akademisi sebelum menjadi rekomendasi resmi yang akan ditetapkan melalui Keputusan Gubernur.Aspirasi Buruh Sudah Diterima Pemprov DKI

Syaripudin memastikan Pemprov DKI telah menerima proposal tuntutan buruh. Pihak Kesbangpol, Disnakertransgi, dan Satpol PP juga sudah membuka ruang dialog.

“Mudah-mudahan mereka bisa memahami prosesnya dan bersedia menunggu penetapan resmi,” tuturnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar
Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan
Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap
Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari
Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme
Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:23 WIB

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:50 WIB

Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:06 WIB

Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:49 WIB

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme

Berita Terbaru