Cuaca Jabodetabek Kamis 12 Maret 2026: Siang Panas, Sore hingga Malam Hujan Petir

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi langit mendung disertai hujan dan petir di kawasan Jakarta saat cuaca ekstrem melanda wilayah Jabodetabek. (Posnews/Ist)

Ilustrasi langit mendung disertai hujan dan petir di kawasan Jakarta saat cuaca ekstrem melanda wilayah Jabodetabek. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Cuaca di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada Kamis (12/3/2026) diperkirakan didominasi hujan disertai petir pada siang hingga malam hari.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan dapat muncul secara tiba-tiba setelah cuaca panas pada pagi hingga siang hari.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kondisi atmosfer saat ini masih dipengaruhi puncak musim hujan di Indonesia, sehingga potensi hujan ringan hingga lebat masih sering terjadi di berbagai wilayah, termasuk Jabodetabek.

Selain hujan, warga juga perlu mewaspadai angin kencang dan petir yang bisa muncul pada sore hingga malam hari.

Rincian Prediksi Cuaca Jabodetabek Kamis (12/3/2026)

1. Jakarta

Wilayah DKI Jakarta diperkirakan cerah berawan pada pagi hari, kemudian berubah menjadi hujan disertai petir pada siang hingga malam.

  • Suhu udara: 24–33°C
  • Kelembapan: 75–95%
  • Angin: Barat hingga barat laut 5–40 km/jam
Baca Juga :  Gempa Bekasi M4,7 Disusul 13 Kali Guncangan, Bangunan di Karawang Rusak

Hujan berpotensi terjadi di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat pada sore hingga malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Bogor

Kawasan Bogor diperkirakan menjadi wilayah dengan potensi hujan lebih awal.

  • Pagi: berawan
  • Siang: hujan sedang
  • Sore–malam: hujan disertai petir
  • Suhu: 20–28°C

Wilayah ini tetap menjadi daerah dengan curah hujan paling tinggi di Jabodetabek.

3. Depok

Cuaca di Depok diperkirakan panas berawan pada pagi hari, kemudian hujan sedang hingga lebat pada sore hari.

  • Suhu: 23–31°C
  • Kelembapan: tinggi hingga 95%

4. Tangerang

Wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan berpotensi mengalami hujan lokal disertai petir pada sore hingga malam hari.

  • Suhu: 24–32°C
  • Angin: sedang

Hujan diperkirakan terjadi secara tidak merata di beberapa kecamatan.

5. Bekasi

Bekasi diperkirakan panas pada siang hari, lalu diguyur hujan sedang hingga petir pada malam hari.

  • Suhu: 24–32°C
  • Kelembapan: 75–90%
Baca Juga :  Spesial HUT ke-80 TNI, Tarif Transportasi Umum Rp80 di Jakarta

Faktor Penyebab Cuaca Jabodetabek Masih Basah

BMKG menjelaskan bahwa Maret masih termasuk periode aktif musim hujan, sehingga pembentukan awan hujan cukup tinggi.

Dinamika atmosfer dan aktivitas bibit siklon di sekitar wilayah Indonesia juga meningkatkan potensi hujan dan angin kencang.

Akibatnya, wilayah Jawa termasuk Jabodetabek masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang.

Imbauan Cuaca untuk Warga Jabodetabek

Agar aktivitas tetap aman, masyarakat disarankan melakukan langkah antisipasi berikut:

  • Selalu membawa payung atau jas hujan saat bepergian
  • Menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan petir
  • Mengamankan barang di area terbuka dari potensi angin kencang
  • Memantau update prakiraan cuaca BMKG sebelum beraktivitas

Cuaca pada musim hujan dapat berubah cepat, sehingga masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan lebat dan genangan di sejumlah wilayah. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara, Denda Rp500 Juta – Kasus Narkoba di Rutan Salemba
Diskon Tol Lebaran 2026, Jasa Marga Pangkas Tarif 30 Persen di 9 Ruas Tol
Mengapa Perang Dagang Lebih Merugikan Daripada Perang Militer?
Rampok SPBU di Babelan Bekasi Gasak Rp130 Juta, Karyawan Disekap dan Ditodong Pistol
Peran Organisasi Internasional dalam Mengatur Ketertiban Dunia
Skandal PT Dana Syariah Indonesia, Polisi Sita Properti hingga Rekening Rp300 Miliar
THR PJLP Dipotong Pajak hingga Rp2 Juta, Gubernur Pramono Anung Buka Suara
Mengapa Negara Demokrasi Jarang Berperang Satu Sama Lain?

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:15 WIB

Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara, Denda Rp500 Juta – Kasus Narkoba di Rutan Salemba

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:02 WIB

Diskon Tol Lebaran 2026, Jasa Marga Pangkas Tarif 30 Persen di 9 Ruas Tol

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:27 WIB

Mengapa Perang Dagang Lebih Merugikan Daripada Perang Militer?

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:36 WIB

Rampok SPBU di Babelan Bekasi Gasak Rp130 Juta, Karyawan Disekap dan Ditodong Pistol

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:22 WIB

Peran Organisasi Internasional dalam Mengatur Ketertiban Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi, Jaring ekonomi yang mengikat dunia. Liberalisme Komersial menjelaskan alasan negara-negara lebih memilih stabilitas pasar daripada konflik terbuka di tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Perang Dagang Lebih Merugikan Daripada Perang Militer?

Kamis, 12 Mar 2026 - 16:27 WIB

Ilustrasi, Perekat tatanan global. Institusionalisme Liberal menjelaskan cara PBB, WTO, dan WHO menstabilkan dunia melalui aturan bersama dan transparansi informasi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Peran Organisasi Internasional dalam Mengatur Ketertiban Dunia

Kamis, 12 Mar 2026 - 15:22 WIB