Menteri HAM Ungkap Polisi Paling Banyak Diadukan ke Komnas HAM, Ini Penyebabnya

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri HAM Soroti Aduan Publik ke Komnas HAM, Penegakan Hukum Disorot. (Posnews)

Menteri HAM Soroti Aduan Publik ke Komnas HAM, Penegakan Hukum Disorot. (Posnews)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, mengungkap fakta mengejutkan terkait pengaduan masyarakat di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia.

Ia menyebut institusi kepolisian menjadi lembaga yang paling banyak dilaporkan publik terkait dugaan pelanggaran HAM di Indonesia.

Pigai menegaskan, data pengaduan yang diterima Komnas HAM menunjukkan kepolisian menempati posisi teratas sebagai lembaga yang paling sering diadukan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, korporasi berada di posisi kedua, disusul pemerintah pusat maupun daerah di peringkat ketiga, dan individu di posisi keempat.

Pernyataan tersebut disampaikan Pigai saat membuka program Media, Pers, dan Pembangunan Peradaban Hak Asasi Manusia di Indonesia di Grand Sahid Jaya Hotel, Rabu (11/3/2026).

“Berdasarkan laporan yang masuk ke Komnas HAM, institusi kepolisian menempati urutan pertama sebagai lembaga yang paling banyak diadukan masyarakat,” tegas Pigai.

Baca Juga :  Mayat Misterius Tertutup Kardus di Pondok Gede, Terdapat Luka Ditubuhnya

Lebih lanjut, Pigai menjelaskan sebagian besar laporan yang masuk berkaitan dengan persoalan mendasar dalam perlindungan HAM.

Masyarakat, kata dia, paling sering melaporkan dugaan pelanggaran yang menyangkut hak atas keadilan, hak hidup, hingga hak atas rasa aman.

Selain itu, pengaduan juga banyak menyoroti persoalan kesejahteraan, kebebasan pribadi, serta perlindungan hukum yang dinilai belum berjalan optimal.

Pigai juga membeberkan pengalamannya selama menjabat sebagai komisioner Komnas HAM.

Dalam kurun waktu lima tahun, ia mengaku menangani ribuan laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran HAM.

“Selama lima tahun saya di Komnas HAM, jumlah kasus yang saya tangani mencapai lebih dari 10.000 bahkan mendekati 15.000 laporan,” ungkapnya.

Praktik Penegakan Hukum Mengalami Persoalan Serius

Menurut Pigai, tingginya angka pengaduan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa praktik penegakan hukum di Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan serius.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Jalani Pemeriksaan Bareskrim Terkait Kasus Lisa Mariana Hari Ini

Ia menyoroti pentingnya profesionalitas, objektivitas, dan sikap imparsial dalam setiap proses peradilan.

Pigai menilai proses hukum kerap dipengaruhi tekanan publik atau opini media, yang dikenal dengan istilah trial by the mobs maupun trial by the press.

Kondisi ini, kata dia, dapat mengganggu objektivitas penegakan hukum.

Di sisi lain, Pigai menegaskan peran media massa sangat vital dalam menjaga transparansi proses hukum.

Media, menurutnya, dapat menjadi pengawas publik sekaligus saluran suara masyarakat yang menuntut keadilan.

“Ketika masyarakat merasa tidak mendapatkan keadilan dari aparat penegak hukum, pers seringkali menjadi ruang untuk menyuarakan kebenaran. Dari situlah kemudian muncul tekanan publik yang mendorong lahirnya keadilan,” tegas Pigai. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC
Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai Akhir Perang
Program MBG Berubah, BGN Sesuaikan Insentif Berdasarkan Jumlah Penerima Manfaat
Deddy Sitorus Balas PSI, PDIP Sebut Jokowi Jadi Studi Kasus Politik
Keributan di Sentraland Cengkareng Berujung Penganiayaan, Pelaku Diamankan
Bareskrim Sita 715 Gram Sabu dan 11.443 Butir Ekstasi, Pengendali Beraksi dari Penjara
Jaringan Narkoba Lintas Sumatera-Jawa Digulung, Pengendali Berinisial CA Diburu
Motif Percobaan Penculikan Lansia di PIK Terungkap, Dipicu Asmara Tak Direstui

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:10 WIB

Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:42 WIB

Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai Akhir Perang

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:03 WIB

Program MBG Berubah, BGN Sesuaikan Insentif Berdasarkan Jumlah Penerima Manfaat

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:49 WIB

Deddy Sitorus Balas PSI, PDIP Sebut Jokowi Jadi Studi Kasus Politik

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:33 WIB

Keributan di Sentraland Cengkareng Berujung Penganiayaan, Pelaku Diamankan

Berita Terbaru

Panggung tidak biasa di Washington. Presiden Donald Trump merayakan hari ulang tahunnya yang ke-80 dengan menggelar ajang tarung bebas UFC langsung di halaman belakang Gedung Putih. Dok: (AP Photo/Rahmat Gul)

INTERNASIONAL

Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC

Selasa, 16 Jun 2026 - 09:10 WIB

Terobosan besar diplomasi dunia. Presiden Donald Trump mengumumkan pencapaian kesepakatan damai dengan Iran guna membuka kembali Selat Hormuz dan memulihkan energi global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai Akhir Perang

Selasa, 16 Jun 2026 - 08:42 WIB