SULAWESI UTARA, POSNEWS.CO.ID – Gempa bumi dahsyat mengguncang wilayah Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis pagi (2/4/2026).
Guncangan berkekuatan magnitudo 7,6 itu langsung memicu kepanikan massal hingga warga berhamburan ke luar rumah dan mencari tempat aman.
Berdasarkan laporan resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi sekitar pukul 05.48.16 WIB.
Titik koordinat gempa berada di 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur, dengan kedalaman mencapai 62 kilometer.
BMKG bahkan langsung mengeluarkan peringatan dini karena gempa ini berpotensi tsunami.
Tak lama setelah guncangan utama, sejumlah gempa susulan juga dilaporkan terjadi. Hal ini semakin meningkatkan kewaspadaan masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah pesisir.
Sementara itu, guncangan kuat terasa hingga Kota Manado. Warga menyebut getaran berlangsung cukup lama, bahkan diperkirakan mencapai dua menit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibatnya, aktivitas di jalan raya sempat lumpuh karena kendaraan mendadak berhenti.
“Gempa kencang sekali, motor sampai goyang hampir jatuh. Orang-orang langsung panik,” ujar salah satu warga.
Selain itu, suasana mencekam juga terjadi di sejumlah sekolah. Di depan SDN 02 Manado, anak-anak langsung berhamburan keluar kelas.
Para guru dengan sigap melakukan evakuasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Di sisi lain, warga yang berada di kawasan pesisir langsung berlari menjauhi pantai.
Mereka berusaha mencari dataran tinggi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tsunami yang diumumkan BMKG.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait jumlah korban jiwa maupun kerusakan bangunan.
Namun, aparat setempat bersama tim gabungan terus melakukan pemantauan dan evakuasi di sejumlah titik terdampak.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap tenang namun siaga. Ikuti arahan resmi dari BMKG dan pemerintah daerah, serta segera menjauh dari wilayah pantai jika terjadi gempa susulan. (red)
Editor : Hadwan



















