Kebakaran Hebat SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Luka Bakar Parah hingga 70 Persen

Kamis, 2 April 2026 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kobaran api dan asap tebal melahap SPBE di Cimuning Bekasi hingga merusak permukiman warga. (Posnews/ist)

Kobaran api dan asap tebal melahap SPBE di Cimuning Bekasi hingga merusak permukiman warga. (Posnews/ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Kebakaran hebat mengguncang Stasiun Pengisian Bulk Elpiji Cimuning di kawasan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam.

Kobaran api yang melalap fasilitas SPBE ini memicu kepanikan warga dan menyebabkan sedikitnya 12 orang mengalami luka bakar serius.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, mengungkapkan para korban kini dirawat intensif di sejumlah rumah sakit.

“Sementara ini data di kami ada 12 korban, tersebar di beberapa rumah sakit,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan mayoritas korban mengalami luka bakar berat hingga 60–70 persen. Mereka terdiri dari warga sekitar dan karyawan SPBE yang berada di lokasi saat api berkobar hebat.

Baca Juga :  WN Malaysia Tertangkap Bawa 60 Kg Sabu, Upah Rp 80 Juta

“Mudah-mudahan jangan sampai ada korban jiwa. Kami masih terus mendata,” tambahnya.

Peristiwa mencekam ini bermula sekitar pukul 21.30 WIB. Api dengan cepat membesar diduga akibat bahan bakar gas yang mudah terbakar, sehingga mempercepat penyebaran kobaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga sekitar sempat panik dan berhamburan menjauh dari lokasi kejadian.

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi langsung diterjunkan ke lokasi. Sebanyak 9 unit mobil damkar dikerahkan untuk menjinakkan api di Jalan Cinyosog, Bantar Gebang, Cimuning.

Baca Juga :  Gerebek Apartemen hingga Indramayu, Polda Metro Jaya Sita 8.011 Ekstasi

Proses pemadaman berlangsung dramatis hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.45 WIB dini hari.

“Benar terjadi kebakaran, petugas kami langsung melakukan pemadaman,” kata petugas call center Damkar Kota Bekasi, Nino.

Selain itu, aparat kepolisian langsung memasang garis polisi di lokasi untuk kepentingan penyelidikan.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih didalami, termasuk kemungkinan adanya kebocoran atau kelalaian prosedur keselamatan.

Di sisi lain, insiden ini kembali memicu kekhawatiran soal standar keamanan fasilitas penyimpanan elpiji di kawasan padat penduduk.

Warga berharap ada evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tak kembali terulang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?
Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?
Bagaimana Teknologi 2026 Mendeteksi Kehidupan di Luar Tata Surya?
Autofagi: Mekanisme Tubuh Membersihkan Sel Rusak
Mengapa Kita Bermimpi? Menelisik Sains di Balik Aktivitas Bawah Sadar
Kemenag Gelar Sidang Isbat Hari Ini, Idul Adha 2026 Diprediksi Jatuh 27 Mei
Apakah Energi Bersih Akhirnya Menjadi Kenyataan?
PSK di Bandar Lampung Ditusuk Tamu Usai Tagih Uang Kencan, Pelaku Kabur Naik Motor

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:07 WIB

Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:18 WIB

Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:33 WIB

Bagaimana Teknologi 2026 Mendeteksi Kehidupan di Luar Tata Surya?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:27 WIB

Autofagi: Mekanisme Tubuh Membersihkan Sel Rusak

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:46 WIB

Mengapa Kita Bermimpi? Menelisik Sains di Balik Aktivitas Bawah Sadar

Berita Terbaru


Berpacu dengan pemanasan global. Saat krisis iklim mengubah habitat dunia secara drastis, para ilmuwan meneliti sejauh mana kemampuan genetik makhluk hidup untuk beradaptasi secara cepat guna menghindari ancaman kepunahan massal. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:07 WIB

Ilustrasi, Lompatan besar abad ke-21. Teknologi mRNA telah bertransformasi dari solusi pandemi menjadi platform pengobatan canggih yang mampu memprogram ulang sistem imun manusia untuk melawan kanker dan memperbaiki kerusakan genetik dari dalam. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:18 WIB

Sistem daur ulang internal. Ilmu pengetahuan modern mengungkap bahwa tubuh manusia memiliki kemampuan luar biasa untuk

KESEHATAN

Autofagi: Mekanisme Tubuh Membersihkan Sel Rusak

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:27 WIB