Diduga Keracunan, Satu Keluarga Tewas di Tanjung Priok, Mulut Korban Berbusa

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Pagi buta di Tanjung Priok berubah mencekam. Satu keluarga diduga keracunan di rumah kontrakan Jalan Warakas 8, RT 06/10, Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026).

Akibat insiden ini, tiga orang tewas di tempat, sementara satu korban lainnya kritis dan dilarikan ke rumah sakit.

Petugas menemukan para korban dalam kondisi mulut berbusa, indikasi kuat adanya kejadian tak wajar. Tiga korban meninggal yakni Siti Solihah (50) serta dua anaknya, Afiah Al Adikah Jamaludin (27) dan Adnan Al Abrar Jamaludin (13).

Sementara itu, Abdullah Syauqi Jamaludin (22) masih berjuang melawan maut dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Koja, Jakarta Utara.

Baca Juga :  Ledakan Dahsyat di SMAN 72 Jakarta, Pemprov DKI Tanggung Penuh Biaya Korban

Selanjutnya, polisi bergerak cepat mengamankan lokasi. Tim Inafis Polres Metro Jakarta Utara langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti tragedi tersebut.

Aparat juga memasang garis polisi agar warga tidak mendekati lokasi.

Untuk kepentingan penyelidikan, tiga jenazah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati guna menjalani autopsi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi memastikan penyelidikan dilakukan menyeluruh, termasuk menelusuri kemungkinan keracunan zat berbahaya.

Baca Juga :  Jalan Tembus Kelapa Gading Diprotes Warga, Camat Tegaskan Program Sesuai Aturan

Di sisi lain, Ketua RT 06/10 Ruslan mengaku mengetahui kejadian tersebut dari laporan warga sekitar.

Ia memastikan keempat korban merupakan satu keluarga yang mengontrak di rumah tersebut.

“Saya dapat informasi dari tetangga. Infonya ada empat orang, tiga meninggal dan satu dibawa ke rumah sakit. Mereka jarang berkomunikasi dengan warga sekitar,” ujar Ruslan di lokasi kejadian.

Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab kematian dan menunggu hasil pemeriksaan medis serta autopsi.

Tragedi ini pun menyisakan duka mendalam sekaligus tanda tanya besar bagi warga sekitar.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB