Ditjenpas Boyong 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Upaya Zero Narkoba Terus Digenjot

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pemindahan warga binaan high risk ke Nusakambangan, Jakarta, 7 Februari 2026. (Posnews/Ist)

Suasana pemindahan warga binaan high risk ke Nusakambangan, Jakarta, 7 Februari 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ditjenpas Kemenimipas kembali memindahkan 241 warga binaan high risk ke Nusakambangan hanya dalam sepekan terakhir.

Pemerintah menegaskan pemindahan ini sebagai strategi membersihkan lapas dari narkoba, ponsel ilegal, dan gangguan keamanan.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menyebut warga binaan yang dipindahkan berasal dari Jawa Tengah dan Jakarta.

“Dalam satu minggu, kami memindahkan 241 warga binaan high risk ke Nusakambangan,” kata Mashudi, Sabtu (7/2/2026).

Rincian pemindahan:

  • Jawa Tengah: 2 Februari – 1 warga binaan dari Lapas Pekalongan; 4 Februari – 20 orang dari Lapas Semarang.
  • Jakarta: 6 Februari malam – 200 warga binaan dipindahkan, terdiri dari 54 orang dari Lapas Cipinang, 50 dari Lapas Narkotika Cipinang, 52 dari Lapas Salemba, 36 dari Rutan Cipinang, dan 28 dari Rutan Salemba.
Baca Juga :  Kemenhut Segel 7 Perusak Hutan di DAS Batang Toru, Pemicu Banjir–Longsor di Sumatera

Mashudi menekankan, proses pemindahan berjalan dengan pengawalan ketat yang melibatkan Direktorat Pengamanan dan Intelijen, Direktorat Kepatuhan Internal, Ditjenpas wilayah Jawa Tengah dan Jakarta, serta kepolisian setempat.

Dengan pemindahan ini, total warga binaan high risk di Nusakambangan kini mencapai 2.189 orang.

Mashudi menegaskan, zero narkoba adalah harga mati, dan seluruh jajaran pemasyarakatan wajib menjadikannya pedoman kerja.

Baca Juga :  Kemenhut Klarifikasi Isu Penggeledahan, Sebut Penyidik Kejagung Cek Data Lama

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain bersifat represif, Ditjenpas menempatkan warga binaan high risk di Lapas Super Maximum dan Maximum Security Nusakambangan secara rehabilitatif.

Setelah enam bulan, pihaknya akan melakukan asesmen untuk menilai perilaku dan kemungkinan pemindahan ke tingkat pengamanan lebih rendah.

“Kebijakan ini mencapai dua tujuan utama: pertama, menciptakan lapas bersih dari narkoba dan ponsel ilegal; kedua, mendorong perubahan perilaku warga binaan melalui pembinaan yang tepat. Kami ingin lingkungan pemasyarakatan lebih kondusif sekaligus memberi kesempatan bagi mereka untuk berubah menjadi lebih baik,” tutup Mashudi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Board of Peace: Gedung Putih Siapkan Pertemuan Gaza
BGN Siapkan 4 Skema Makan Bergizi Gratis Selama Ramadan 2026, Ini Penjelasannya
Trump Hapus Unggahan yang Menyamakan Obama dengan Kera
Minggu Pagi Jakarta Bersih! Pramono Kerahkan ASN, PJLP, hingga Warga
AKBP Boy Jumalolo Laporkan iPhone 17 Pro Max ke KPK, Tegaskan Sikap Antigratifikasi
Menembus Batas Medis: Menakar Potensi Hipnoterapi
Wanita Ditikam 9 Tusukan di Cipondoh Tangerang Saat Antar Anak Sekolah, Polisi Ciduk Pelaku
Revolusi Hijau Tiongkok: Menyeimbangkan Monster Karbon

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:43 WIB

Board of Peace: Gedung Putih Siapkan Pertemuan Gaza

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:41 WIB

BGN Siapkan 4 Skema Makan Bergizi Gratis Selama Ramadan 2026, Ini Penjelasannya

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:40 WIB

Trump Hapus Unggahan yang Menyamakan Obama dengan Kera

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:28 WIB

Minggu Pagi Jakarta Bersih! Pramono Kerahkan ASN, PJLP, hingga Warga

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:38 WIB

AKBP Boy Jumalolo Laporkan iPhone 17 Pro Max ke KPK, Tegaskan Sikap Antigratifikasi

Berita Terbaru

Langkah awal diplomasi baru. Gedung Putih merencanakan pertemuan perdana

INTERNASIONAL

Board of Peace: Gedung Putih Siapkan Pertemuan Gaza

Sabtu, 7 Feb 2026 - 21:43 WIB

Trump nampak mengantuk saat menghadiri rapat kabinet di Gedung Putih. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

INTERNASIONAL

Trump Hapus Unggahan yang Menyamakan Obama dengan Kera

Sabtu, 7 Feb 2026 - 20:40 WIB