SEATTLE, POSNEWS.CO.ID – Kepolisian Seattle berburu dua pria nekat yang melakukan aksi terjun bebas dari puncak ikon kota.
Kronologi Aksi Nekat di Dek Observasi
Kedua pelaku membeli tiket masuk resmi Space Needle pada Jumat malam.
Mereka melangkah menuju dek observasi sekitar pukul delapan lewat lima puluh malam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dek observasi melingkar tersebut mengusung dinding kaca tinggi yang terbuka ke langit.
Kamera pengawas merekam pergerakan kedua pria tersebut di lantai teratas.
Selanjutnya, mereka memasuki kamar mandi lalu keluar memakai helm pelindung.
Kedua pelaku segera berlari cepat menuju dinding kaca pelindung.
Mereka memanjat pagar kaca lalu melompat ke udara bebas.
Pengejaran Pelaku dan Tuduhan Hukum
Kedua pria segera membuka parasut saat melayang di udara.
Menara Space Needle memiliki ketinggian mencapai 605 kaki atau 184 meter.
Petugas keamanan tidak mengetahui lokasi pendaratan kedua pelaku secara pasti.
Aparat kepolisian juga gagal menemukan keberadaan mereka di sekitar lokasi pendaratan.
Kepolisian Seattle membeberkan ciri-ciri fisik kedua pelaku kepada media.
Mereka menggambarkan pelaku sebagai dua pria kulit putih berusia akhir 20-an.
Juru Bicara Kehumasan Brian Pritchard membagikan laporan resmi kepolisian.
Pemerintah bersiap menjatuhkan tuduhan pencerobohan wilayah tanpa izin kepada kedua pelaku.
Mengenal Olahraga Ekstrem BASE Jumping
Aksi melompat ini masuk dalam kategori olahraga ekstrem BASE jumping.
Olahraga berbahaya ini menuntut pelaku melompat dari struktur tinggi menggunakan parasut.
Singkatan BASE merujuk pada gedung, antena, jembatan, dan tebing alam.
Sementara itu, pihak pengelola Space Needle belum memberikan tanggapan resmi mengenai insiden ini.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













