Dudung Ungkap BGN Siap Suspensi dan Tutup SPPG Bermasalah

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman. (Posnews/KSP)

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman. (Posnews/KSP)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkapkan Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengevaluasi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). BGN juga akan mensuspensi hingga menutup SPPG yang tidak memenuhi standar.

Dudung menyampaikan hal itu setelah bertemu Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, yang baru dilantik Presiden Prabowo Subianto.

“Masalah SPPG, kemarin saya bertemu Kepala BGN. Yang tidak memenuhi syarat akan dicek ulang dan disuspensi. Kalau memang tidak sesuai standar, tentu bisa ditutup,” kata Dudung di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BGN Perketat Pengawasan MBG

Dudung menegaskan BGN melakukan evaluasi untuk memastikan pelajar dan penerima manfaat menerima makanan yang memenuhi standar gizi pemerintah.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Minggu 22 Februari 2026, Hujan Ringan-Sedang Dominan

Karena itu, BGN akan memperkuat pengawasan terhadap dapur MBG dan seluruh mitra penyedia makanan agar mereka mematuhi standar keamanan serta kualitas pangan.

Menurut Dudung, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap kualitas program MBG yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Prabowo Tekankan Kualitas Gizi

Dudung berharap pelaksanaan MBG terus membaik sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara maksimal.

“Harapan Bapak Presiden, makanan yang diberikan harus benar-benar bergizi sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya.

Pemerintah menjalankan program MBG untuk menjangkau jutaan pelajar, santri, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di berbagai daerah.

Baca Juga :  Banjir dan Longsor Terjang Jawa, Ribuan Warga Mengungsi – BNPB Perpanjang Modifikasi Cuaca

Nanik Resmi Pimpin BGN

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional di Istana Negara, Senin (8/6/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga melantik Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN.

Selain itu, Prabowo melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Melalui kepemimpinan baru di BGN, pemerintah berharap dapat memperketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis serta meningkatkan kualitas makanan, keamanan pangan, dan manfaat gizi bagi masyarakat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah
20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare
Komnas HAM Ingatkan Polisi, Pengamanan Aksi Mahasiswa Harus Humanis
Ribuan Mahasiswa Siap Aksi di Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan
KPK Belum Dalami Dugaan Amplop untuk Menhut, Fokus Kasus Kuansing
Jual Beli Data hingga Judol Meresahkan, Kapolri dan Menkomdigi Perkuat Kolaborasi
MUI Soroti Klaim Imam Mahdi di Bangkalan, Korban Rugi Rp1,3 Miliar
Musim Hujan Mundur hingga 30 Hari, BMKG Ingatkan Ancaman Banjir Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:08 WIB

20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Komnas HAM Ingatkan Polisi, Pengamanan Aksi Mahasiswa Harus Humanis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Ribuan Mahasiswa Siap Aksi di Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

KPK Belum Dalami Dugaan Amplop untuk Menhut, Fokus Kasus Kuansing

Berita Terbaru