Duel Hidup-Mati Malam Ini, Indonesia U-23 vs Korea Selatan

Selasa, 9 September 2025 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Skuad Indonesia U-23 menjalani latihan terakhir jelang laga hidup-mati kontra Korea Selatan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Dok-PSSI

Skuad Indonesia U-23 menjalani latihan terakhir jelang laga hidup-mati kontra Korea Selatan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Dok-PSSI

SIDOARJO, POSNEWS.CO.ID – Timnas Indonesia U-23 siap menjalani laga penentuan melawan Korea Selatan U-23 pada partai terakhir Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (9/9/2025) pukul 19.30 WIB. Duel ini menjadi penentu tiket langsung ke putaran final.

Sejauh ini, Garuda Muda hanya menang sekali dari delapan pertemuan melawan Korea Selatan, sisanya berakhir dengan tujuh kekalahan. Meski begitu, kemenangan tunggal itu sangat bersejarah. Pada Piala Asia U-23 2024, Indonesia menyingkirkan Korea Selatan lewat adu penalti dramatis 11-10 setelah imbang 2-2 di waktu normal.

Oleh karena itu, momen tersebut membuktikan bahwa Garuda Muda mampu mengalahkan lawan kuat jika tampil penuh determinasi.

Baca Juga :  Harga Tiket Timnas Indonesia U-23 di Semifinal Piala AFF U-23 2025 Telah Dirilis

Saat ini, Korea Selatan memimpin Grup J dengan enam poin hasil dua kemenangan telak: 5-0 atas Makau dan 7-0 atas Laos. Sementara itu, Indonesia menempel di posisi kedua dengan empat poin. Setelah ditahan imbang 0-0 oleh Laos, Garuda Muda bangkit dengan kemenangan 5-0 atas Makau.

Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Menjelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Indonesia Wajib Menang

Dengan kondisi tersebut, Indonesia wajib menang untuk lolos otomatis sebagai juara grup. Jika hanya imbang atau kalah, peluang Garuda Muda bergantung pada jalur empat runner-up terbaik yang persaingannya sangat ketat.

Menyikapi situasi itu, Pelatih Gerald Vanenburg menegaskan timnya akan tampil habis-habisan. “Yang paling penting adalah fokus setiap pemain. Tidak ada waktu untuk gugup,” tegasnya.

Baca Juga :  PSSI Desak FIFA Tunjuk Wasit Netral di Kualifikasi Piala Dunia 2026

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prediksi Line Up Indonesia U-23

Vanenburg diprediksi tetap menurunkan formasi 4-2-3-1.

Kiper: Cahya Supriadi

Bek: Kakang Rudianto, Muhammad Ferarri, Dion Markx, Frengky Missa

Gelandang: Robi Darwis, Toni Firmansyah

Sayap & Second Striker: Rayhan Hannan, Rafael Struick, Arkhan Fikri

Striker: Hokky Caraka

Di lini depan, Hokky Caraka dipastikan jadi andalan meski belum mencetak gol. Sementara itu, penyerang muda Jens Raven kemungkinan turun dari bangku cadangan setelah tampil kurang maksimal di dua laga awal. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cekcok Hingga Dugaan Penganiayaan Soal Away ke Yogya, Ricky Pratama Dipolisikan Pacar
Gu Ailing dan Liu Mengting Melaju ke Final Big Air Olimpiade 2026
Kejutan FA Cup: Newcastle Singkirkan Villa, Mansfield Permalukan Burnley
Emas Bersejarah Matt Weston: Inggris Raya Puncaki Klasemen
Tandukan Van Dijk Bawa Kemenangan: Liverpool Akhiri Rekor Kandang Sunderland
Dari Beijing ke Milan: Estafet Semangat dan Inovasi Olimpiade
Celtic Lolos Playoff Liga Europa Usai Menangi Drama 6 Gol Lawan Utrecht
Chelsea Bangkit dari Kubur, Palmer dan JoĂŁo Pedro Kirim Pasukan Conte Pulang

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 12:37 WIB

Cekcok Hingga Dugaan Penganiayaan Soal Away ke Yogya, Ricky Pratama Dipolisikan Pacar

Senin, 16 Februari 2026 - 08:17 WIB

Gu Ailing dan Liu Mengting Melaju ke Final Big Air Olimpiade 2026

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:21 WIB

Kejutan FA Cup: Newcastle Singkirkan Villa, Mansfield Permalukan Burnley

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:48 WIB

Emas Bersejarah Matt Weston: Inggris Raya Puncaki Klasemen

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:54 WIB

Tandukan Van Dijk Bawa Kemenangan: Liverpool Akhiri Rekor Kandang Sunderland

Berita Terbaru

Lebih dari sekadar emisi. Perspektif Teori Kritis memandang krisis iklim sebagai manifestasi ketidakadilan sejarah, di mana negara berkembang menanggung beban bencana atas kemakmuran yang dinikmati negara maju. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?

Senin, 23 Mar 2026 - 14:22 WIB

Ilustrasi, Wajah baru kolonialisme? Perspektif Marxisme memandang agenda lingkungan global sebagai alat tawar negara maju (Utara) untuk menghambat industrialisasi dan memperpanjang ketergantungan negara berkembang (Selatan). Dok: Istimerwa.

INTERNASIONAL

Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global

Senin, 23 Mar 2026 - 12:20 WIB

Perebutan urat nadi kehidupan. Geopolitik air kini menjadi medan tempur baru bagi negara-negara yang bersaing memperebutkan kedaulatan sumber daya di tengah ancaman kekeringan global 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21

Senin, 23 Mar 2026 - 11:12 WIB