Eko Patrio Muncul ke Publik, Bantah Kabur Saat Rumah Dijarah Massa

Sabtu, 13 September 2025 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eko Patrio hadir di Polda Metro Jaya membantah kabar kabur ke luar negeri. Dok-Istimewa

Eko Patrio hadir di Polda Metro Jaya membantah kabar kabur ke luar negeri. Dok-Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Anggota DPR RI nonaktif, Eko Patrio, muncul ke publik setelah rumahnya dijarah massa pada akhir Agustus 2025. Ia membantah kabar kabur ke luar negeri saat kericuhan melanda Jakarta.

“Boro-boro ngumpet di luar negeri, rumah saja sekarang mengontrak di pinggiran Jakarta. Ke luar negeri gimana ceritanya?” ujar Eko di Polda Metro Jaya, Sabtu (13/9/2025).

Eko datang ke Polda untuk mengajukan permohonan penangguhan penahanan bagi Rian, pemuda yang menyelamatkan kucingnya saat penjarahan berlangsung.

“Alasan saya berani keluar karena Rian tanggung jawab saya. Ada orang yang sudah baik,” tegas Eko. “Hari ini saya ke Polda karena Rian, tidak ada alasan lain. Saya lihat niat baiknya,” tambahnya.

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Panen Sayuran P2L, Wujud Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Pengadilan mengabulkan permohonan Eko, sehingga Rian kini kembali ke keluarganya setelah mendapat penangguhan penahanan.

Eko Patrio termasuk politisi yang dinonaktifkan Partai Amanat Nasional (PAN) setelah kerusuhan akhir Agustus. Sebelumnya, Partai Nasdem menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, sedangkan Partai Golkar menonaktifkan Adies Kadir. PAN menonaktifkan Uya Kuya bersamaan dengan Eko.

Baca Juga :  Pembunuhan Polisi di Nabire, Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Siprianus Weya

Kronologi Penjarahan Rumah Eko

Rumah Eko di Setiabudi, Jakarta Selatan, diserbu massa pada Sabtu (30/8/2025) malam. Massa memaksa masuk sejak pukul 22.00 WIB. Petugas keamanan kompleks gagal menahan arus massa yang menjebol pintu rumah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rumah kosong karena Eko sudah meninggalkannya. Massa menjarah sejumlah barang. Kerusuhan itu muncul karena publik kecewa terhadap Eko yang berjoget saat Sidang Tahunan DPR/MPR bersamaan dengan kenaikan tunjangan anggota DPR. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari
Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran
Polisi Sita 86 CCTV Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ribuan Rekaman Dibedah
Diskotek di Denpasar Jadi Sarang Ekstasi, Bareskrim Polri Amankan Ratusan Pil XTC
Kapolri Cek Kesiapan Arus Mudik di Tol Kalikangkung, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional
BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Jawa Barat Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering
Polisi Ungkap Jejak Empat Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakarta
Malam Takbiran 2026 di Depok Tanpa Takbir Keliling, Ini Imbauan Wali Kota

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:59 WIB

Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari

Senin, 16 Maret 2026 - 22:02 WIB

Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran

Senin, 16 Maret 2026 - 21:47 WIB

Polisi Sita 86 CCTV Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ribuan Rekaman Dibedah

Senin, 16 Maret 2026 - 20:48 WIB

Diskotek di Denpasar Jadi Sarang Ekstasi, Bareskrim Polri Amankan Ratusan Pil XTC

Senin, 16 Maret 2026 - 17:54 WIB

Kapolri Cek Kesiapan Arus Mudik di Tol Kalikangkung, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional

Berita Terbaru