Malam Takbiran 2026 di Depok Tanpa Takbir Keliling, Ini Imbauan Wali Kota

Senin, 16 Maret 2026 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana takbiran di masjid wilayah Kota Depok saat malam menjelang Hari Raya Idul Fitri. (Posnews/Ist)

Suasana takbiran di masjid wilayah Kota Depok saat malam menjelang Hari Raya Idul Fitri. (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Kota Depok resmi melarang kegiatan takbir keliling pada malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Kebijakan ini bertujuan menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat saat menyambut malam kemenangan.

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Depok Nomor 300/139/Satpol.PP/2026 tentang Imbauan Pelaksanaan Takbir Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M Tanpa Takbir Keliling.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Depok, Supian Suri, menjelaskan pemerintah kota telah menetapkan enam poin imbauan untuk mengatur kegiatan masyarakat pada malam takbiran.

Langkah ini diambil agar suasana malam Lebaran tetap aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.

“Imbauan ini kami keluarkan untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan masyarakat sekaligus menambah kekhusyukan dalam menyambut malam takbiran,” tulis Supian dalam surat edarannya, Senin (16/3/2026).

Baca Juga :  Banjir Jakarta Meluas, 48 RT dan 16 Jalan Tergenang Air hingga 170 Cm

Pemkot Depok mengajak masyarakat melaksanakan takbiran secara khidmat di masjid atau musala yang berada di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Dengan demikian, warga dapat merayakan malam takbiran tanpa mengganggu ketertiban umum.

Sebaliknya, pemerintah kota menegaskan masyarakat tidak diperbolehkan melakukan takbir keliling di jalan umum, baik menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki.

“Takbir keliling menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki di jalan umum tidak diperkenankan,” tegas Supian.

Aparat Wilayah Diminta Aktif Sosialisasi

Selanjutnya, Pemkot Depok meminta aparatur wilayah mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan untuk aktif melakukan sosialisasi.

Mereka diminta menggandeng tokoh masyarakat serta pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) agar informasi ini sampai ke seluruh warga.

Melalui sosialisasi tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat menjaga ketertiban, ketenangan, serta suasana religius selama malam takbiran.

Selain melarang takbir keliling, Pemkot Depok juga mengingatkan warga untuk tidak menyalakan petasan atau mercon.

Baca Juga :  Pemkot Depok Tetapkan Jam Kerja ASN Ramadan 1447 H, Ini Rinciannya

Larangan ini bertujuan mencegah gangguan keamanan maupun potensi bahaya, termasuk risiko kebakaran.

“Seluruh masyarakat Kota Depok diimbau tidak membunyikan petasan dan mercon,” tulis Supian dalam surat tersebut.

Satpol PP, TNI, dan Polri Siap Mengawasi

Untuk memastikan imbauan ini berjalan efektif, Pemkot Depok menugaskan Satpol PP melakukan pengawasan bersama aparat Polri dan TNI di berbagai titik wilayah kota.

Pemerintah berharap masyarakat dapat bekerja sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama malam takbiran hingga Hari Raya Idul Fitri.

“Masyarakat kami minta menjaga ketertiban, keselamatan, dan kenyamanan bersama,” ujar Supian.

Dengan kebijakan ini, Pemkot Depok berharap perayaan malam takbiran Lebaran 2026 berlangsung lebih tertib, aman, dan penuh kekhusyukan bagi seluruh warga. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Serentak Bekasi 20 September, 154 Desa Dijaga Ketat Polisi
Jumat 18 September, Hujan Ringan Berpeluang Guyur Jakarta hingga Tangerang
Dugaan Pungli Rp10 Ribu di Kalijodo Viral, Pramono Minta Renovasi Total
Patroli Siber Bongkar Bisnis Foto 6 WN China di Tangerang, Ini Modusnya
Tanah Bergerak Mengintai 9 Kecamatan Jakarta, Kenali Tanda-tandanya
Cuaca Jabodetabek Kamis, Hujan Ringan Mengintai Bekasi dan Bogor
Prabowo Minta Danantara Bantu Lanjutkan LRT Jakarta ke JIS dan Whoosh
Cuaca Jabodetabek Rabu 16 September 2026, Bogor Berpotensi Hujan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:24 WIB

Pilkades Serentak Bekasi 20 September, 154 Desa Dijaga Ketat Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 05:26 WIB

Jumat 18 September, Hujan Ringan Berpeluang Guyur Jakarta hingga Tangerang

Kamis, 17 September 2026 - 15:10 WIB

Dugaan Pungli Rp10 Ribu di Kalijodo Viral, Pramono Minta Renovasi Total

Kamis, 17 September 2026 - 11:40 WIB

Patroli Siber Bongkar Bisnis Foto 6 WN China di Tangerang, Ini Modusnya

Kamis, 17 September 2026 - 08:28 WIB

Tanah Bergerak Mengintai 9 Kecamatan Jakarta, Kenali Tanda-tandanya

Berita Terbaru

Produksi sawit Kalimantan diproyeksi anjlok hingga 15% pada Q4 akibat kemarau panjang dan karhutla. Simak data kerusakan lahan dan estimasi GAPKI. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:20 WIB

Ilustrasi, CEO Meta Mark Zuckerberg menolak desakan penghentian pengembangan AI. Simak rincian argumen insentif pasar dan evaluasi independen. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

CEO Meta Mark Zuckerberg Tolak Desakan Penghentian AI

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:15 WIB