Empat Pekerja Tewas di Proyek Bangunan TB Simatupang, Ini Fakta Terbarunya

Sabtu, 4 April 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di proyek bangunan TB Simatupang Jakarta Selatan. (Posnews/Ist)

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di proyek bangunan TB Simatupang Jakarta Selatan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Insiden tragis mengguncang proyek bangunan bertingkat di kawasan TB Simatupang, Jagakarsa.

Empat pekerja tewas, sementara tiga lainnya selamat setelah diduga terpapar gas berbahaya saat bekerja, Sabtu (4/4/2026).

Polisi langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut.

Korban Dievakuasi ke RS Polri

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Chepy Rusmanto, memastikan seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk penanganan lebih lanjut.

Empat pekerja yang meninggal dunia yakni:

  • Yana Nugraha (32)
  • Mawi (62)
  • Tatang Sonjaya (63)
  • Muhamad Fauzi (19)
Baca Juga :  Arkeologi Bulan: Melindungi Jejak Pertama Kemanusiaan

Sementara tiga korban selamat yang sempat mengalami sesak napas:

  • Ujib (41)
  • Ahmad Jaelani (37)
  • Sunar (63)

“Empat pekerja meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami sesak napas. Semua korban sudah kami evakuasi ke RS Polri,” ujar Chepy.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, aparat memasang garis polisi di lokasi kejadian. Tim identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti.

Polisi juga memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi saat insiden terjadi.

Baca Juga :  Hilang Sepekan, Siswa SMK Lampung Tewas di Kebun Sawit - Polisi Duga Pembunuhan Sadis

Namun hingga kini, penyebab pasti kematian para korban masih dalam proses pendalaman.

Dugaan Unsur Pidana Didalami

Sementara itu, Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, menegaskan pihaknya masih menyelidiki kemungkinan adanya unsur kelalaian atau pidana dalam kasus ini.

“Kami masih mendalami, termasuk mencari rekaman CCTV dan keterangan saksi tambahan,” ujarnya.

Kasus ini kembali menjadi sorotan soal standar keselamatan kerja di proyek konstruksi. Penggunaan alat pelindung diri (APD) dan prosedur keamanan dinilai harus diperketat untuk mencegah kejadian serupa. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Haru Pelepasan 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Prabowo Cium Kening Anak Prajurit
Mengapa Identitas Kita Hanyalah Produk dari Struktur Sosial?
Trump Rombak Kabinet di Tengah Tekanan Perang dan Skandal Epstein
Brimob Gagalkan Tawuran di Bekasi, 2 Remaja Ditangkap
Perantau Kejar Mimpi di Jakarta: Kisah Hasibuan, Ojol Ekspedisi Ingin Jadi Atlet Muay Thai
CCTV Gedung Wajib Terkoneksi Pemprov DKI, Jakarta Menuju Kota Terintegrasi
Kuba Bebaskan 2.010 Tahanan di Tengah Tekanan Blokade Minyak AS
72 Siswa Keracunan MBG di Duren Sawit Jaktim, Spageti Diduga Penyebab

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 21:22 WIB

Empat Pekerja Tewas di Proyek Bangunan TB Simatupang, Ini Fakta Terbarunya

Sabtu, 4 April 2026 - 21:06 WIB

Momen Haru Pelepasan 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Prabowo Cium Kening Anak Prajurit

Sabtu, 4 April 2026 - 20:28 WIB

Mengapa Identitas Kita Hanyalah Produk dari Struktur Sosial?

Sabtu, 4 April 2026 - 19:23 WIB

Trump Rombak Kabinet di Tengah Tekanan Perang dan Skandal Epstein

Sabtu, 4 April 2026 - 16:43 WIB

Brimob Gagalkan Tawuran di Bekasi, 2 Remaja Ditangkap

Berita Terbaru

Runtuhnya kedaulatan

INTERNASIONAL

Mengapa Identitas Kita Hanyalah Produk dari Struktur Sosial?

Sabtu, 4 Apr 2026 - 20:28 WIB

Brimob Gagalkan Tawuran di Cikarang Bekasi, 2 Remaja Ditangkap. (Posnews/Ist)

HUKRIM

Brimob Gagalkan Tawuran di Bekasi, 2 Remaja Ditangkap

Sabtu, 4 Apr 2026 - 16:43 WIB