Evakuasi Horor Korban KKB Yahukimo, Warga Bertahan Hidup di Hutan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz evakuasi korban serangan sadis KKB di Yahukimo, Papua, Kamis (2/10/2025). Dok: Polri

Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz evakuasi korban serangan sadis KKB di Yahukimo, Papua, Kamis (2/10/2025). Dok: Polri

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Aksi bengis kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali bikin darah mendidih.

Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz, Brimob Polda Papua, Polres Yahukimo, dan Kodim 1715 Yahukimo bergerak cepat mengevakuasi korban serangan brutal KKB di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo.

Dalam operasi itu, aparat berhasil menyelamatkan Yohanes Bouk alias Nando (22), pekerja tambang. Kondisinya selamat, tapi lemah karena lima hari bertahan di hutan dengan malaria campuran. Yohanes sempat bersembunyi di lubang tanpa makanan dan minuman.

Baca Juga :  Pesawat Smart Air Ditembaki OTK di Boven Digoel Papua, Pilot dan Kopilot Tewas

Tak hanya korban selamat, tim gabungan juga mengangkat tiga jenazah pekerja tambang:

  • Marselino Lumare (32), asal Sanger, domisili Dekai.
  • Yunus Agama (29), asal Maluku, domisili Dekai.
  • Roberto Agama (37), asal Sanger, domisili Dekai.

Jenazah langsung dibawa ke RSUD Dekai untuk penanganan medis. Sementara Yohanes kini dirawat intensif setelah lolos dari maut.

Dua Jenazah di Kamp Eksavator

Evakuasi makin bikin pilu. Tim gabungan juga menemukan dua jenazah lain di Camp Ekskavator Kali I, Distrik Seradala:

  • Andika Pratama, asal Sanger, domisili Jalan Paradiso, Dekai.
  • Fikram Amiman, asal Sanger, domisili Jalan Paradiso, Dekai.
Baca Juga :  Komandan KKB Lipet Sobolim Tewas Ditembak di Yahukimo, Satgas Tegaskan Aksi Terukur

Dengan tambahan itu, total korban serangan KKB mencapai 7 orang tewas dan 5 orang selamat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, menegaskan tak ada ruang bagi KKB.

“Kami akan kejar, tangkap, dan tindak tegas semua pelaku. Penegakan hukum dijalankan profesional sesuai aturan. Stabilitas keamanan di Yahukimo adalah prioritas utama,” tegasnya, Kamis (2/10/2025). (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Sita 86 CCTV Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ribuan Rekaman Dibedah
Diskotek di Denpasar Jadi Sarang Ekstasi, Bareskrim Polri Amankan Ratusan Pil XTC
Kapolri Cek Kesiapan Arus Mudik di Tol Kalikangkung, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional
BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Jawa Barat Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering
Polisi Ungkap Jejak Empat Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakarta
Malam Takbiran 2026 di Depok Tanpa Takbir Keliling, Ini Imbauan Wali Kota
Bareskrim Bongkar Tambang Nikel Ilegal di Konawe Utara, 2 Bos Perusahaan Jadi Tersangka
Polri Gelar Mudik Balik Gratis Presisi 2026, Wujudkan Arus Balik Lebaran Aman dan Lancar

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 21:47 WIB

Polisi Sita 86 CCTV Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ribuan Rekaman Dibedah

Senin, 16 Maret 2026 - 20:48 WIB

Diskotek di Denpasar Jadi Sarang Ekstasi, Bareskrim Polri Amankan Ratusan Pil XTC

Senin, 16 Maret 2026 - 17:54 WIB

Kapolri Cek Kesiapan Arus Mudik di Tol Kalikangkung, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional

Senin, 16 Maret 2026 - 17:34 WIB

BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Jawa Barat Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

Senin, 16 Maret 2026 - 17:22 WIB

Polisi Ungkap Jejak Empat Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakarta

Berita Terbaru