Gajah Liar Mengamuk, Kepala Desa di Way Jepara Lampung Timur Tewas Mengenaskan

Rabu, 31 Desember 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Braja Asri tewas diinjak gajah liar saat menghalau kawanan gajah di Lampung Timur, Rabu 31 Desember 2025. (Posnews/Ist)

Kepala Desa Braja Asri tewas diinjak gajah liar saat menghalau kawanan gajah di Lampung Timur, Rabu 31 Desember 2025. (Posnews/Ist)

LAMPUNG, POSNEWS.CO.ID – Tragedi sadis mengguncang Kabupaten Lampung Timur. Seorang kepala desa tewas mengenaskan setelah diinjak gajah liar saat berusaha menghalau kawanan satwa buas yang hendak menerobos permukiman warga.

Peristiwa maut itu terjadi di Desa Braja Asri, Kecamatan Way Jepara, Rabu (31/12/2025). Korban diketahui bernama Darusman, Kepala Desa Braja Asri. Nyawanya tak tertolong meski sempat dilarikan ke rumah sakit dan mendapat perawatan medis intensif.

Kejadian bermula sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, kawanan gajah liar dari kawasan Taman Nasional Way Kambas kembali masuk ke permukiman warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat situasi mencekam, warga bersama petugas gabungan langsung bergerak cepat melakukan penghalauan menggunakan kembang api.

Awalnya, upaya tersebut membuahkan hasil. Kawanan gajah berhasil digiring menjauh ke arah perkebunan.

Baca Juga :  Update Gedung di Cempaka Baru Terbakar: 17 Diduga Tewas, Evakuasi Terus Berlanjut

Namun, situasi mendadak berubah brutal. Salah satu gajah tiba-tiba berbalik arah dan mengamuk ke arah rombongan warga.

Naas, Darusman yang memimpin langsung proses penghalauan justru menjadi sasaran amukan gajah liar tersebut. Tubuh korban diinjak-injak hingga mengalami luka parah di sejumlah bagian vital.

Korban segera dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, luka berat yang dideritanya membuat nyawa Darusman tak tertolong.

“Korban sempat mendapat penanganan medis, tapi luka-lukanya terlalu parah,” ujar salah satu anggota keluarga korban dengan nada pilu.

Konflik Antara Manusia dan Satwa Liar

Sementara itu, Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas, Mhd Zaidi, membenarkan insiden tragis tersebut.

Baca Juga :  Awal Tahun 2026 Basah, BMKG Peringatkan Hujan Dua Hari Berturut-turut Guyur Jabodetabek

Ia memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat terkait untuk menangani konflik antara manusia dan satwa liar.

Zaidi menegaskan, konflik gajah liar dan warga di Lampung Timur bukan kali pertama terjadi.

Sepanjang 2025, khususnya pada Mei dan Juni, kawanan gajah dilaporkan berkali-kali masuk permukiman dan merusak puluhan hektare lahan pertanian warga.

Warga pun mendesak pemerintah segera mengambil langkah tegas dan konkret. Pasalnya, konflik manusia dan satwa liar kali ini tak hanya merugikan materi, tetapi juga telah merenggut nyawa seorang kepala desa.

Tragedi ini menjadi peringatan keras bahwa konflik satwa liar di sekitar kawasan Way Kambas sudah berada pada level darurat dan membutuhkan solusi nyata, bukan sekadar penanganan sementara.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pagi Buta Berujung Berdarah, Dua Pria di Sukabumi Kritis akibat Duel Sajam
Cemburu Berujung Petaka, Pria di Konawe Bakar Rumah Sendiri Rugi Rp250 Juta
Sedang Tiduran, Pemilik Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali oleh OTK
Terungkap dari Pengakuan ke Kepala Desa, Lansia 83 Tahun Tewas di Kebun Brebes
17 Siswa SD di Medan Sakit Usai Santap MBG, Dugaan Susu Kedaluwarsa Jadi Sorotan
Berawal dari Cekcok, Pria 56 Tahun Tewas Usai Bakuhantam di Parkiran Minimarket Jakbar
18 Tersangka Kasus ABK KM Maulana 23, Polisi Juga Usut Dugaan Perdagangan Orang
Hendak Bermain Futsal, 2 Pelajar Tewas saat Hindari Kelompok Bersenjata di Tangsel

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Pagi Buta Berujung Berdarah, Dua Pria di Sukabumi Kritis akibat Duel Sajam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Cemburu Berujung Petaka, Pria di Konawe Bakar Rumah Sendiri Rugi Rp250 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Terungkap dari Pengakuan ke Kepala Desa, Lansia 83 Tahun Tewas di Kebun Brebes

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:03 WIB

17 Siswa SD di Medan Sakit Usai Santap MBG, Dugaan Susu Kedaluwarsa Jadi Sorotan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Berawal dari Cekcok, Pria 56 Tahun Tewas Usai Bakuhantam di Parkiran Minimarket Jakbar

Berita Terbaru

Serangan lima bom luncur Rusia di Zaporizhzhia menewaskan 20 warga sipil pasca Donald Trump mencabut sanksi ekspor diesel Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Rudal Rusia Menewaskan 20 Warga Zaporizhzhia

Minggu, 11 Okt 2026 - 09:00 WIB

Serangan rudal Houthi merusak pesawat Saudia Airlines di Bandara Riyadh dan memicu pembatalan penerbangan internasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kelompok Houthi Menyerang Bandara Internasional Riyadh

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:30 WIB