Gedung Terra Drone Tanpa Alarm Kebakaran, Polisi: 22 Korban Tewas Terrjebak di Pinggir Kaca

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas damkar mengevakuasi koran dari dalam gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Jakarta Pusat,(Posnews/Instagram)

Petugas damkar mengevakuasi koran dari dalam gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Jakarta Pusat,(Posnews/Instagram)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Perusahaan Terra Drone merupakan contoh buruk pengelola dalam berusaha sehingga tidak bagus untuk di contoh. Polisi memastikan Gedung Terra Drone tidak dilengkapi alarm kebakaran saat kebakaran terjadi pada Selasa (9/12/2025).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, menjelaskan, satu-satunya peringatan datang dari seorang karyawan yang berlari ke lantai atas sambil berteriak memberi tahu bahwa api sudah membesar.

“Tidak ada alarm sistem. Saksi hanya menyampaikan secara manual, lewat mulut, sambil membawa APAR ke bawah sebagai upaya darurat,” ujar Roby, Jumat (12/12).

Baca Juga :  Tragis! Mobil Dinas Pejabat Pandeglang Tabrak Siswa SD, 1 Tewas dan 8 Luka

Polisi juga menemukan gedung tidak memiliki alat pemecah kaca. Lantai dua hingga enam tertutup kaca tebal tanpa ventilasi, yang diduga menyebabkan 22 korban terjebak di jalur evakuasi dan pinggir kaca.

“Korban berusaha memecahkan kaca untuk mendapatkan udara, tapi tidak berhasil. Itu indikasinya,” tambah Roby.

Selain itu, identifikasi menunjukkan ada empat ruang inventaris dengan sekat, salah satunya menyimpan tumpukan baterai drone yang diduga memperparah kebakaran.

Baca Juga :  Trump Tolak Negosiasi Saat Korban Sipil Tembus 1.332 Jiwa

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi menetapkan Direktur Utama PT Terra Drone, MW, sebagai tersangka kebakaran yang menewaskan 22 orang. Penetapan dilakukan pada Rabu (10/12/2025).

“Yes, Dirut PT Terra Drone ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka,” kata Roby, Kamis (11/12).

Pihak kepolisian hingga kini belum merinci kronologi penetapan tersangka lebih lanjut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB