Hari Ini, KPK Periksa Gus Yaqut Lagi – Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024 Makin Panas

Selasa, 16 Desember 2025 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, Selasa (16/12/2025).

Pemanggilan ini terkait pengusutan kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 yang kini memasuki tahap lanjutan penyidikan dan menjadi sorotan publik.

Selanjutnya, KPK memastikan pemeriksaan Gus Yaqut berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan, pemeriksaan ini krusial untuk membongkar dugaan praktik rasuah dalam pengelolaan kuota haji nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi kuota haji, hari ini Selasa (16/12) dijadwalkan pemeriksaan terhadap saudara YCQ, Menteri Agama periode 2020–2024,” tegas Budi Prasetyo.

Baca Juga :  Bupati Syamsul Auliya Rachman Jadi Tersangka, KPK Bongkar Setoran THR Rp610 Juta

Lebih lanjut, Budi menyampaikan pemeriksaan dilakukan langsung oleh tim penyidik KPK. Ia juga optimistis Gus Yaqut akan kooperatif dan memenuhi panggilan lembaga antirasuah tersebut.

Sebelumnya, KPK telah lebih dulu memeriksa Gus Yaqut pada Senin (1/9/2025). Dalam pemeriksaan itu, penyidik mendalami kronologi pembagian kuota haji tambahan melalui keputusan menteri.

“Penyidik menelusuri proses pembagian kuota, mulai dari plotting hingga pembagian 50 persen untuk haji khusus dan 50 persen untuk haji reguler,” ungkap Budi.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Lampung Tengah, 5 Orang Ditangkap - Hari Ini KPK Umumkan Statusnya

Tak hanya itu, penyidik KPK juga menyoroti dugaan aliran dana dalam pembagian kuota haji tersebut. Dugaan praktik korupsi ini dinilai berpotensi merugikan negara dan mencederai kepercayaan publik.

Sementara itu, Gus Yaqut mengaku pemeriksaan kali ini hanya pendalaman atas keterangan yang telah ia sampaikan sebelumnya saat perkara masih di tahap penyelidikan.

“Ini pendalaman keterangan yang sudah saya sampaikan sebelumnya,” kata Gus Yaqut. Ia mengaku menjawab sekitar 18 pertanyaan dari penyidik KPK. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Rob Mengancam 15 Provinsi, Kenali Wilayah dan Cara Mengantisipasinya
Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan
Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM
Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan
Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam
Salib Merah Politik, Jangan Ulangi Sejarah Gelap ‘Perang Salib’: Kalian Jahat Betul !!!
KPK Gali Aliran Suap Lahan Bogor, Dirut Anak Usaha Summarecon Dipanggil
Awas Cuaca Ekstrem! Bibit Siklon 91B Ancam Sejumlah Wilayah, Cek Daerahmu

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:24 WIB

Banjir Rob Mengancam 15 Provinsi, Kenali Wilayah dan Cara Mengantisipasinya

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:35 WIB

Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam

Berita Terbaru

Ilustrasi prakiraan cuaca Jabodetabek Minggu 1 November 2026, sejumlah wilayah berpotensi hujan ringan.
(Posnews/Net)

JABODETABEK

Minggu 1 November, Hujan Ringan Mengintai Jakarta hingga Tangerang

Minggu, 1 Nov 2026 - 05:13 WIB