Istri dan Anak Koh Erwin Ditangkap, Bareskrim Sita Aset TPPU Bandar Narkoba

Jumat, 24 April 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Berigjen Pol Eko Hadi Santoso. (Posnews/Ist)

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Berigjen Pol Eko Hadi Santoso. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kembali mengguncang jaringan narkoba besar.

Penyidik menangkap istri dan dua anak bandar narkoba Erwin Iskandar alias Koh Erwin terkait dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) hasil bisnis haram narkotika.

Direktur Tipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan pengembangan kasus untuk membongkar aliran dana dan aset jaringan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyidik menyita barang bukti TPPU berupa rumah, ruko, gudang, kendaraan bermotor, serta dokumen terkait dari para tersangka,” tegasnya, Jumat (24/4/2026).

Keluarga Inti Ikut Terseret

Penyidik menetapkan dan menangkap tiga orang dari lingkaran keluarga inti:

  • Virda Virginia Pahlevi (istri)
  • Hadi Sumarho Iskandar (anak)
  • Christina Aurelia (anak)
Baca Juga :  Bareskrim Bongkar Tambang Ilegal Merapi Rp 3 Triliun, Satu Tersangka Ditangkap

Penyidik kini mengintensifkan pemeriksaan terhadap ketiganya untuk mengungkap peran masing-masing dalam pengelolaan aset yang diduga berasal dari kejahatan narkotika.

Bareskrim menyita aset bernilai besar yang diduga berasal dari TPPU, meliputi:

  • Properti (rumah, ruko, gudang)
  • Kendaraan bermotor
  • Dokumen keuangan penting

Langkah ini sekaligus menjadi strategi untuk memutus aliran dana jaringan narkoba.

Penyidik terus mendalami aliran uang dan peran masing-masing tersangka. Polisi akan membuka detail lengkap setelah pemeriksaan awal rampung.

“Penyidik akan menyampaikan perkembangan lanjutan setelah proses pemeriksaan selesai,” tambah Eko.

Skandal Besar Seret Oknum Polisi

Kasus ini merupakan bagian dari perkara besar yang sebelumnya menyeret eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.

Baca Juga :  Aksi Sosial Polairud Polda Metro Jaya di Cilincing Bantu Warga Lumpuh

Bareskrim lebih dulu menangkap Koh Erwin sebagai buronan. Ia diduga:

  • Menyetorkan uang hingga Rp1 miliar kepada Didik
  • Menjadi pemasok sabu dalam jaringan

Dalam penyidikan, Polda Nusa Tenggara Barat menyebut Koh Erwin terhubung dengan Kasat Narkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi.

Bareskrim Polri menegaskan akan terus memburu seluruh jaringan, termasuk aset dan pihak yang terlibat.

Dengan demikian, langkah tegas ini menunjukkan bahwa polisi tidak hanya memburu pelaku, tetapi juga memiskinkan bandar narkoba hingga ke akar-akarnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen HUT Jakarta 2026, Cek Syarat dan Caranya
Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ciduk 2 Kurir Narkoba di Tamansari, Sita 2,07 Kg Sabu
Mahasiswa Kepung Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah Prabowo
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Tolak Perjodohan, Wanita di Banyuasin Diduga Rancang Pembunuhan Bersama Kekasih
Reaksi Keras Tehran: Iran Gempur Pangkalan Militer AS
LDP Jepang Sepakati Draf Revisi Dokumen Keamanan Nasional

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:59 WIB

Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen HUT Jakarta 2026, Cek Syarat dan Caranya

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:51 WIB

Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:09 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ciduk 2 Kurir Narkoba di Tamansari, Sita 2,07 Kg Sabu

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:20 WIB

Mahasiswa Kepung Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:48 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Berita Terbaru

Desakan kemanusiaan bagi Gaza. Portugal bersama dua puluh negara lainnya mendesak Israel untuk mematuhi hukum humaniter internasional dan menjamin kelancaran pasokan bantuan. Dok: Istimewa

INTERNASIONAL

Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:51 WIB

Krisis kesehatan di Afrika Tengah. Republik Demokratik Kongo menghadapi peningkatan tajam kasus Ebola jenis Bundibugyo di tengah hambatan konflik bersenjata. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Kamis, 11 Jun 2026 - 14:48 WIB