Jalan Tembus Kelapa Gading Diprotes Warga, Camat Tegaskan Program Sesuai Aturan

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk warga Mitra Gading Vila menolak pembukaan jalan tembus RW 017–RW 022 di Kelapa Gading Barat. (Posnews/MR)

Spanduk warga Mitra Gading Vila menolak pembukaan jalan tembus RW 017–RW 022 di Kelapa Gading Barat. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Polemik Jalan Tembus RW 017–RW 022 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara terus bergulir bahkan kembali memanas.

Camat Kelapa Gading Anita Permata Sari menegaskan bahwa program tersebut mengacu pada aturan resmi dan berjalan sesuai peta ruas jalan milik Dinas Bina Marga serta Dinas Citata.

Anita menyebut bahwa pelaksanaan program sudah berjalan sejak awal November 2025. Namun, proses itu masih menunggu kesepakatan seluruh pihak yang terlibat.

“Kami menghargai semua pendapat dan terus mencari solusi terbaik,” kata Anita saat ditemui di Kantor Kecamatan Kelapa Gading, Jumat (12/12/2025).

Anita menjelaskan bahwa warga terbelah dalam dua pandangan. Sebagian mendukung pembukaan jalan karena ingin akses antar-ruas lebih lancar, termasuk rencana pembangunan taman dan penerangan. Namun, sebagian warga menolak karena khawatir terhadap keamanan lingkungan.

Baca Juga :  DKI Kerahkan 1.150 Petugas Kebersihan Pulihkan Jakarta Pasca Unjuk Rasa

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menjembatani semua aspirasi agar ada titik temu,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa jalan tersebut merupakan aset Pemda dan menurut aturan dapat difungsikan sebagai fasilitas publik. Walau mediasi sudah dilakukan, perbedaan pendapat tetap kuat, termasuk pembahasan opsi sistem buka-tutup jalan.

Spanduk Penolakan Masih Bertebaran

Berdasarkan pantauan Posnews Jumat pagi (12/12/2025), sejumlah spanduk penolakan masih bertebaran di titik-titik strategis sepanjang ruas jalan yang menghubungkan RW 017 dan RW 022.

Warga Mitra Gading Vila kembali menegaskan penolakan mereka. Mereka menilai rencana jalan tembus bersifat sepihak dan tidak melalui musyawarah yang melibatkan seluruh warga.

Sebelumnya, warga RW 017 juga menyampaikan penolakan saat bertemu Wali Kota Jakarta Utara pada 23 Oktober 2025, termasuk menolak menandatangani SKB dengan RW 022.

Baca Juga :  Bocah 8 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Kos Penjaringan, Diduga Korban Kekerasan Ibu

“Kami tidak bisa mengambil keputusan sepihak tanpa musyawarah dengan semua warga,” ujar perwakilan RW 017, Clara Tania, Kamis (6/11/2025).

Untuk mempertegas sikap, warga mengirim petisi berjudulWarga Mitra Gading Vila Menolak Pembukaan Jalan Tembus Secara Sepihakkepada Presiden RI dan kementerian terkait. Mereka meminta pemerintah mengevaluasi total rencana pembukaan akses tersebut.

Warga menilai jalan tembus berpotensi memicu konflik sosial, mengganggu kenyamanan lingkungan, dan memengaruhi penggunaan fasilitas umum.

“Keputusan seperti ini harus melalui musyawarah mufakat seluruh RW yang terdampak,” tambah Clara.

Warga juga berharap pemerintah membuka dialog yang transparan serta menghentikan informasi simpang siur yang dapat memecah belah masyarakat. (MR)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar
Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan
Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap
Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari
Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme
Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:23 WIB

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:50 WIB

Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:06 WIB

Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:49 WIB

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme

Berita Terbaru