Jembatan Akses Pelabuhan Tanjung Buton Siak Ambruk, Avanza dan Motor Terseret Arus

Selasa, 6 Januari 2026 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan penghubung menuju Pelabuhan Tanjung Buton di Kabupaten Siak, Riau, ambruk dan menyebabkan mobil minibus serta sepeda motor jatuh ke laut. (Posnews/Ist)

Jembatan penghubung menuju Pelabuhan Tanjung Buton di Kabupaten Siak, Riau, ambruk dan menyebabkan mobil minibus serta sepeda motor jatuh ke laut. (Posnews/Ist)

RIAU, POSNEWS.CO.ID – Jembatan penghubung daratan menuju Pelabuhan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kabupaten Siak, Riau, ambruk.

Akibat insiden ini, satu unit mobil minibus dan sebuah sepeda motor terjun ke laut. Tidak itu saja, seluruh aktivitas bongkar muat dan ekspor di pelabuhan tersebut terpaksa dihentikan sementara.

Jembatan tersebut berada di bawah pengelolaan KSOP Kelas II Tanjung Buton, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan.

Detik-detik ambruknya jembatan langsung viral di media sosial sejak pada Senin (5/1/2026) memicu kepanikan warga sekitar.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat mobil Toyota Avanza putih bernomor polisi BM 1648 LO ikut terseret arus laut usai jembatan runtuh.

Baca Juga :  MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace, PGI Sebut Langkah RI Blunder

Petugas gabungan langsung melakukan pengamanan lokasi dan proses evakuasi kendaraan, sejak pukul 16.00 WIB..

Tak lama berselang, Bupati Siak Afni Zulkifli turun langsung ke lokasi bersama Wakil Bupati, DPRD, dan unsur terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan serta memastikan tidak ada korban jiwa.

“Kami sudah cek langsung ke lokasi bersama Pak Wabup dan DPRD. Alhamdulillah, sementara ini tidak ada korban,” ujar Afni, Selasa (6/1/2026).

Selanjutnya, Pemkab Siak langsung berkoordinasi dengan KSOP Kelas II Tanjung Buton selaku pengelola jembatan.

Afni menegaskan, meski jembatan berada di bawah kewenangan KSOP, lokasinya berada di wilayah Siak dan melibatkan puluhan pekerja lokal.

Baca Juga :  Ambisi Akuisisi Greenland: Trump Tunjuk Jenderal Lapangan

“Kami sudah komunikasi dengan KSOP dan perwakilan Kemenhub di lapangan. Ini harus ditangani bersama karena ada sekitar 40 warga Siak yang bekerja di kawasan tersebut,” tegas Afni.

Diketahui, jembatan tersebut sebenarnya sudah direkomendasikan untuk ditutup sejak beberapa waktu lalu.

Kondisinya dilaporkan miring sejak 2024 akibat minim perawatan saat masih dikelola PT Samudra Siak, BUMD Pemkab Siak yang sebelumnya mengelola kawasan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB).

Hingga kini, akses menuju Pelabuhan Tanjung Buton ditutup sementara.

Aparat kepolisian dan pihak terkait masih melakukan penyelidikan penyebab ambruknya jembatan, sekaligus menyusun langkah penanganan lanjutan demi keselamatan pengguna jalan dan aktivitas pelabuhan.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB