Kapolri Listyo Sigit: Soliditas TNI-Polri Kunci Menjaga Keamanan NKRI

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin buka puasa bersama TNI-Polri di Lapangan Bhayangkara Jakarta Selatan sambil menekankan pentingnya sinergi menjaga NKRI. (Posnews/Ist)

Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin buka puasa bersama TNI-Polri di Lapangan Bhayangkara Jakarta Selatan sambil menekankan pentingnya sinergi menjaga NKRI. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya soliditas TNI-Polri bersama seluruh elemen bangsa untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri acara buka puasa bersama TNI-Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Kapolri menekankan bahwa sinergi TNI, Polri, dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, terutama di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

Sigit menilai kedua institusi negara tersebut harus terus memperkuat soliditas agar mampu menghadapi dinamika internasional yang berpotensi memengaruhi situasi dalam negeri.

Karena itu, ia mendorong seluruh jajaran untuk terus menjaga koordinasi dan kerja sama lintas institusi.

“Ke depan kita harus terus menjaga soliditas dan sinergitas TNI-Polri agar mampu melaksanakan amanah negara, terutama dalam menghadapi dinamika global serta dampaknya terhadap situasi dalam negeri,” ujar Sigit di hadapan jajaran TNI-Polri.

Presiden Prabowo Minta TNI-Polri Tetap Bersatu

Kapolri juga mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto yang berkali-kali menekankan pentingnya kekompakan antara TNI dan Polri dalam menjaga kedaulatan negara.

Baca Juga :  Polri Kerahkan 38 Anjing Pelacak K9 Amankan HUT RI ke-80 di Jakarta

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sigit, Presiden mengingatkan bahwa kedua institusi tersebut lahir dari perjuangan bangsa dan memiliki tanggung jawab bersama untuk mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keamanan Indonesia.

“Presiden berkali-kali menegaskan bahwa TNI dan Polri lahir dari kancah perjuangan bangsa dan memiliki tanggung jawab menjaga kemerdekaan serta keamanan negara,” jelasnya.

Konflik Global Jadi Alarm Kewaspadaan

Kapolri turut menyoroti konflik global yang terjadi di sejumlah wilayah dunia, khususnya di Timur Tengah.

Menurutnya, situasi tersebut berpotensi menimbulkan dampak geopolitik dan keamanan bagi berbagai negara, termasuk Indonesia.

Karena itu, Sigit meminta seluruh jajaran TNI-Polri memegang teguh pesan Presiden agar tetap solid dalam menjaga stabilitas nasional.

“Presiden selalu menegaskan bahwa TNI harus menjadi TNI rakyat dan Polri harus menjadi polisi rakyat. Itu amanah yang harus kita jalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Baca Juga :  Brimob Terobos Banjir Daan Mogot, Warga Golden Ville Dievakuasi Gegana

Stabilitas Keamanan Jadi Modal Pembangunan

Sigit menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan dua kekuatan yang saling melengkapi dalam menjaga pertahanan dan keamanan negara.

Sinergi tersebut menjadi modal penting untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

Ia menambahkan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan syarat utama agar pembangunan nasional dapat berjalan dengan baik.

“Kebersamaan TNI, Polri, dan rakyat menjadi kekuatan besar dalam menjaga NKRI. Stabilitas keamanan adalah fondasi utama bagi pembangunan bangsa,” kata Sigit.

Persatuan Jadi Kunci Hadapi Tantangan

Di akhir sambutannya, Kapolri kembali mengingatkan seluruh elemen bangsa agar terus menjaga persatuan dan kesatuan.

Menurutnya, dengan solidaritas nasional yang kuat, Indonesia akan mampu menghadapi berbagai tantangan global, baik di bidang keamanan, ekonomi, maupun sosial.

“Jika seluruh elemen bangsa tetap solid dan kompak, maka kita pasti mampu melewati berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia,” pungkas Sigit. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendag Budi Santoso Pantau Harga Sembako dan Pimpin Aksi Bersih Pasar
Natalius Pigai Siapkan Program Nasional HAM untuk Jurnalis di Indonesia
Polda Metro Tegaskan Kematian Pensiunan JICT Ermanto Usman Murni Perampokan
Retorika vs Realita: Membedah Dualisme Pesan Washington dalam Perang Iran
Babak Baru Beijing-Pyongyang: Mengamankan Pengaruh di Tengah Bayang-Bayang Trump dan Rusia
Perang Dingin Baru: Unipolaritas, Bipolaritas, dan Mana yang Lebih Stabil?
Realisme Defensif: Mengejar Kekuatan Secukupnya demi Stabilitas Global
Realisme Neoklasik: Membedah Faktor Domestik di Balik Respon Negara Terhadap Tekanan Global

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:25 WIB

Mendag Budi Santoso Pantau Harga Sembako dan Pimpin Aksi Bersih Pasar

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:53 WIB

Kapolri Listyo Sigit: Soliditas TNI-Polri Kunci Menjaga Keamanan NKRI

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:28 WIB

Natalius Pigai Siapkan Program Nasional HAM untuk Jurnalis di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:59 WIB

Polda Metro Tegaskan Kematian Pensiunan JICT Ermanto Usman Murni Perampokan

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:28 WIB

Retorika vs Realita: Membedah Dualisme Pesan Washington dalam Perang Iran

Berita Terbaru