Natalius Pigai Siapkan Program Nasional HAM untuk Jurnalis di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri HAM Natalius Pigai meluncurkan program kelas HAM untuk jurnalis dan kompetisi karya jurnalistik dalam acara di Jakarta. (Posnews)

Menteri HAM Natalius Pigai meluncurkan program kelas HAM untuk jurnalis dan kompetisi karya jurnalistik dalam acara di Jakarta. (Posnews)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menyiapkan gebrakan baru untuk dunia pers.

Pemerintah akan meluncurkan serangkaian program nasional khusus bagi jurnalis, mulai dari kelas pendidikan HAM, pelatihan intensif, hingga kompetisi dan penghargaan karya jurnalistik yang mengangkat isu hak asasi manusia.

Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat peran media dalam membangun peradaban HAM di Indonesia.

Pemerintah ingin menjadikan pers bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis dalam mendorong kesadaran publik tentang hak asasi manusia.

Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan pemerintah akan membuka Kelas HAM untuk Jurnalis yang dapat diikuti oleh pekerja media dari seluruh Indonesia.

Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman jurnalis mengenai prinsip, hukum, dan praktik HAM dalam kerja jurnalistik.

“Kami akan membuka Kelas HAM khusus bagi jurnalis di seluruh Indonesia. Minimal para jurnalis memiliki dasar pengetahuan yang kuat tentang hak asasi manusia,” ujar Pigai dalam acara Kick Off dan Launching Program Media, Pers, dan Pembangunan Peradaban HAM di Indonesia di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga :  Pemprov DKI Copot Sekkel Petojo Selatan Gegara Pamer Kemewahan di Medsos

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kompetisi Jurnalistik HAM Siap Digelar

Selain pelatihan, Kementerian HAM juga menyiapkan kompetisi karya jurnalistik bertema hak asasi manusia.

Lomba ini akan memberikan ruang bagi wartawan untuk mengangkat kisah perjuangan keadilan, pelanggaran HAM, hingga upaya pemulihan korban.

Menurut Pigai, karya jurnalistik yang berhasil mengungkap fakta penderitaan korban, memperjuangkan keadilan, serta menyuarakan nilai kemanusiaan akan menjadi bagian penting dalam penilaian lomba tersebut.

“Karya wartawan yang mengangkat isu HAM, mengungkap penderitaan korban, dan memperjuangkan keadilan akan kami nilai dan beri penghargaan,” jelasnya.

Jurnalis Berpeluang Raih Sertifikasi HAM

Pigai juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran khusus untuk program sosialisasi, pendidikan, dan penyuluhan HAM.

Program tersebut akan melibatkan jurnalis serta komunitas media sebagai mitra utama.

Para peserta yang mengikuti pelatihan nantinya berpeluang mendapatkan sertifikasi pendidikan HAM.

Baca Juga :  Cuaca Hari Ini: Hujan Guyur Jakarta dan Kota Besar Indonesia

Sertifikat ini memungkinkan jurnalis berperan sebagai penggerak edukasi HAM di berbagai komunitas media dan masyarakat.

“Setelah mengikuti pendidikan, peserta akan mendapatkan sertifikasi sehingga dapat mengajar dan menyebarkan edukasi HAM di komunitas jurnalis maupun masyarakat luas,” kata Pigai.

Pemerintah Ingin Bangun Kemitraan dengan Pers

Menurut Pigai, kolaborasi antara pemerintah dan media sangat penting karena pers memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu HAM.

Ia mengakui selama ini hubungan pemerintah dan media terkadang terlihat berjarak.

Namun pemerintah ingin menunjukkan bahwa pers merupakan mitra penting dalam memperkuat demokrasi dan pembangunan HAM di Indonesia.

“Kami ingin menegaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat terhadap pers. Hubungan kita adalah simbiosis saling membutuhkan, tetap menjaga independensi, tetapi juga berkolaborasi,” tegasnya.

Pigai menilai pembangunan peradaban HAM tidak mungkin berhasil tanpa dukungan komunitas pers.

“Pers adalah salah satu kekuatan terbesar untuk mendorong pembangunan peradaban HAM di Indonesia,” pungkasnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekanan Tiongkok Paksa Presiden Taiwan Batalkan Kunjungan ke Afrika
Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut
Kepentingan Bisnis di Atas Segalanya: Ceko Tolak Fasilitas Negara untuk Misi ke Taiwan
Gas Bocor Berujung Petaka, Ledakan Dahsyat Lukai Satu Keluarga di Pandeglang
Pulang Malam Berujung Maut, Dua Pelajar Diserang Air Keras di Bogor
Skandal Saham HYBE: Polisi Seoul Incar Penangkapan Bang Si-Hyuk atas Dugaan Penipuan $136 Juta
Pemerintah Incar Saham dan Dana $16 Juta Milik Jimmy Lai
Bareskrim Bongkar Jaringan Sabu Makassar, 5 Kg Disita, Pasutri Jadi Kurir dan Pengedar

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:46 WIB

Tekanan Tiongkok Paksa Presiden Taiwan Batalkan Kunjungan ke Afrika

Rabu, 22 April 2026 - 17:38 WIB

Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut

Rabu, 22 April 2026 - 16:27 WIB

Kepentingan Bisnis di Atas Segalanya: Ceko Tolak Fasilitas Negara untuk Misi ke Taiwan

Rabu, 22 April 2026 - 15:52 WIB

Gas Bocor Berujung Petaka, Ledakan Dahsyat Lukai Satu Keluarga di Pandeglang

Rabu, 22 April 2026 - 15:34 WIB

Pulang Malam Berujung Maut, Dua Pelajar Diserang Air Keras di Bogor

Berita Terbaru