Polda Metro Tegaskan Kematian Pensiunan JICT Ermanto Usman Murni Perampokan

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin. (Posnews/Ist)

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Misteri kematian Ermanto Usman (65), pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT), akhirnya terungkap.

Polda Metro Jaya memastikan kasus ini murni aksi pencurian yang berujung pembunuhan brutal, bukan terkait isu korupsi seperti yang ramai beredar di media sosial.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menegaskan penyidik tidak menemukan bukti yang mengarah pada dugaan keterkaitan dengan isu pengungkapan kasus korupsi yang sempat dikaitkan dengan korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apakah ada kaitan dengan isu di media sosial bahwa korban sedang mengungkap dugaan penyalahgunaan di tempat kerjanya? Dari fakta penyidikan, kami tidak menemukan ke arah sana,” kata Iman, Rabu (11/3/2026).

Ia menegaskan, kasus ini murni tindak pidana pencurian yang disertai pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka.

Baca Juga :  He Lifeng Serukan Penguatan Kerja Sama China-Belgia

“Peristiwa ini murni pencurian yang diikuti pembunuhan oleh tersangka,” tegasnya.

Pelaku Incar Rumah Korban karena Paling Besar

Dalam penyelidikan terungkap, pelaku Sudirman alias Yuda tidak memiliki hubungan khusus dengan korban. Ia menargetkan rumah korban secara acak setelah melihat kondisi lingkungan sekitar.

Pelaku kemudian memilih rumah Ermanto karena terlihat paling besar dibandingkan rumah lain di kawasan tersebut.

“Pelaku melihat rumah korban paling besar, sehingga mengira di dalamnya terdapat banyak barang berharga yang bisa dicuri,” ujar Iman.

Tersangka Residivis Spesialis Pencurian

Dari hasil pemeriksaan, polisi juga menemukan fakta bahwa Sudirman bukan pelaku kejahatan pertama kali.

Tersangka diketahui sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian di berbagai lokasi. Bahkan dalam salah satu aksinya, ia pernah kepergok warga, namun berhasil kabur sebelum tertangkap.

Baca Juga :  Kejati Jabar Resmi Terapkan Pidana Kerja Sosial, Era Baru Hukuman Dimulai 2026

Motif Ekonomi Jadi Pemicu Kejahatan

Polisi memastikan motif utama pembunuhan tersebut adalah faktor ekonomi. Pelaku nekat melakukan aksi kriminal demi mendapatkan uang dan barang berharga milik korban.

Penyidik juga telah melakukan analisis digital, pemeriksaan saksi, serta pengumpulan berbagai barang bukti selama proses penyelidikan.

“Hasil penyidikan, baik dari analisis digital maupun keterangan para saksi, menunjukkan tidak ada motif lain selain pencurian yang berujung pembunuhan,” jelas Iman.

Dengan temuan ini, polisi menegaskan kematian Ermanto Usman sepenuhnya merupakan kejahatan kriminal murni, bukan terkait konflik atau kasus besar lainnya seperti yang sempat viral di media sosial. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan
Bawa 3 Bom Molotov ke Demo Mahasiswa di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka
Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan
Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai
Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik
Judi Modus Tembak Ikan hingga Slot Digerebek di Jakut dan Jakbar, 60 Orang Diperiksa
Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump
Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:15 WIB

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:15 WIB

Bawa 3 Bom Molotov ke Demo Mahasiswa di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:30 WIB

Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WIB

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:49 WIB

Judi Modus Tembak Ikan hingga Slot Digerebek di Jakut dan Jakbar, 60 Orang Diperiksa

Berita Terbaru

Gebrakan besar di perbatasan. Otoritas Hong Kong menyita ratusan ribu barang palsu termasuk jersi Piala Dunia siap ekspor senilai dua puluh juta dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:15 WIB

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB