Kasus Korupsi Rp 5,94 Miliar di Kementan, Mantan Direktur Pembiayaan Jadi Tersangka

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto. (Posnews/PMJ)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto. (Posnews/PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya mengungkap kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian yang menyeret mantan Direktur Pembiayaan Pertanian, Indah Megahwati. Dalam kasus ini, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kasus bermula dari pengaduan Menteri Pertanian yang melampirkan hasil audit BPKP DKI Jakarta.

Audit awal menunjukkan dugaan kerugian negara terkait Surat Perintah Perjalanan Dinas senilai Rp 9 miliar.

β€œNamun setelah pendalaman, pemeriksaan saksi dan barang bukti, hasil audit terbaru menunjukkan kerugian negara sebesar Rp 5,94 miliar,” ujar Budi, Rabu (28/1/2026).

Budi menegaskan, dugaan korupsi terjadi antara 2020 hingga 2024. Dua orang telah ditetapkan tersangka, yaitu Indah Megahwati dan seorang bendahara berinisial DSD.

Proses penyitaan aset oleh pengadilan juga telah dilakukan.

Terkait viralnya pengakuan tersangka soal dugaan permintaan uang Rp 5 miliar, Budi menegaskan informasi itu tidak benar.

Baca Juga :  Memahami Konflik Lewat Kacamata Konstruktivisme

Bidang Propam Polda Metro Jaya telah mendalami kasus ini.

β€œTidak ditemukan indikasi permintaan Rp 5 miliar kepada tersangka. Persepsi itu salah. Rp 5,94 miliar adalah hasil audit terakhir dari temuan yang digelapkan tersangka.

Proses penyidikan masih terus berjalan sesuai prosedur,” kata Budi.

Polda Metro Jaya memastikan penyidikan akan tetap berlanjut hingga tuntas, dengan penegakan hukum dilakukan sesuai aturan yang berlaku. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaringan Narkoba Lintas Sumatera-Jawa Digulung, Pengendali Berinisial CA Diburu
Motif Percobaan Penculikan Lansia di PIK Terungkap, Dipicu Asmara Tak Direstui
Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar
Viral! Eks Ketua BEM UGM Klaim Mobilnya Dipasangi Alat Pelacak
Anggaran KemenHAM 2027 Fokus Kanwil dan Pelayanan HAM, Bukan Bangun Gedung
KP2MI Kawal Kasus TKW Dianiaya di Johor Bahru, Korban Kini di Rumah Aman
Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di PIK, Pelaku Masih Diburu

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:36 WIB

Jaringan Narkoba Lintas Sumatera-Jawa Digulung, Pengendali Berinisial CA Diburu

Senin, 15 Juni 2026 - 18:11 WIB

Motif Percobaan Penculikan Lansia di PIK Terungkap, Dipicu Asmara Tak Direstui

Senin, 15 Juni 2026 - 17:59 WIB

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar

Senin, 15 Juni 2026 - 09:38 WIB

Viral! Eks Ketua BEM UGM Klaim Mobilnya Dipasangi Alat Pelacak

Senin, 15 Juni 2026 - 09:26 WIB

Anggaran KemenHAM 2027 Fokus Kanwil dan Pelayanan HAM, Bukan Bangun Gedung

Berita Terbaru