Keir Starmer Bertahan di Tengah Isu Kudeta Internal Partai

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Keir Starmer berupaya membungkam para pengkritik melalui pidato nasional yang menjanjikan kedekatan kembali dengan Uni Eropa dan nasionalisasi industri. Dok: Istimewa.

Perdana Menteri Keir Starmer berupaya membungkam para pengkritik melalui pidato nasional yang menjanjikan kedekatan kembali dengan Uni Eropa dan nasionalisasi industri. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Keir Starmer menegaskan posisinya di hadapan anggota parlemen Partai Buruh. Ia menyatakan tidak siap mundur dan membiarkan negara jatuh ke dalam kekacauan. Pernyataan tegas ini muncul setelah 24 jam penuh ketegangan yang membawa kepemimpinannya ke ambang kehancuran.

Meskipun Starmer berhasil merangkul kabinetnya untuk bersatu, beberapa menteri memperingatkan bahwa bahaya belum berlalu. Seorang menteri bahkan menyebut kepemimpinan Starmer kini berada di “fase akhir”. Hal ini terlihat dari munculnya tanda-tanda persiapan suksesi dari tokoh seperti Angela Rayner dan Wes Streeting.

Pemberontakan Anas Sarwar dan Mundurnya Tim Inti

Kekacauan ini bermula saat Starmer berjuang mempertahankan kendali pasca-pengunduran diri ajudan kepercayaannya, Morgan McSweeney. Mundurnya McSweeney terjadi di tengah kemarahan publik atas penunjukan Peter Mandelson sebagai duta besar Inggris untuk AS. Publik menyoroti hubungan masa lalu Mandelson dengan Jeffrey Epstein.

Anas Sarwar, pemimpin Partai Buruh Skotlandia, secara terbuka mendesak Starmer untuk segera mundur. Ia menilai kesalahan di Downing Street telah merusak dukungan rakyat secara drastis. “Gangguan ini harus berakhir, dan kepemimpinan Downing Street harus berubah,” tegas Sarwar di Glasgow. Selain Sarwar, Direktur Komunikasi Tim Allan juga mengundurkan diri. Ia menjadi kepala komunikasi kelima yang meninggalkan Starmer dalam waktu singkat.

Situs “Angela for Leader” dan Isu Kudeta

Suasana semakin memanas saat situs web kampanye kepemimpinan milik Angela Rayner sempat terbit secara tidak sengaja. Meski Rayner segera membantah situs tersebut dan menyebutnya “palsu”, insiden ini memperkuat spekulasi publik. Banyak pihak menduga perlombaan untuk menggantikan Starmer sudah dimulai di belakang layar.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Wes Streeting secara mengejutkan mempublikasikan pesan WhatsApp pribadinya dengan Mandelson. Dalam pesan tersebut, Streeting mempertanyakan kemampuan komunikasi Starmer dan rencana pertumbuhan pemerintah. Banyak pengamat menilai langkah Streeting bertujuan menjaga jarak dari skandal Mandelson sekaligus mempersiapkan diri untuk kontestasi masa depan.

Baca Juga :  Evolusi Lawakan Indonesia dari Gebuk Bantal ke Roasting Pejabat

Janji Perubahan di Pertemuan PLP

Starmer memberikan pidato berapi-api dalam pertemuan dengan 400 anggota parlemen (PLP) pada Senin malam. Ia mengingatkan pengkritiknya bahwa ia telah memenangkan setiap pertempuran politik. Hal ini termasuk keberhasilannya mengubah Partai Buruh agar mampu memenangkan pemilu kembali.

“Saya tidak siap meninggalkan mandat dan tanggung jawab terhadap negara ini,” ujar Starmer dengan nada keras. Ia berjanji akan memperbaiki hubungannya dengan para anggota parlemen serta mengakui kesalahan masa lalu. Sejumlah sumber melaporkan suasana pertemuan mulai membaik. Namun, banyak pihak masih meragukan kemampuan Starmer membalikkan tren penurunan popularitas partainya yang kini tertinggal dari Reform UK.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Komputasi Ini Bisa Mengubah Segalanya?
Lonjakan Harga Dunia Picu Kerusakan Hutan dan Krisis Merkuri
Sopir Angkot Disiram Bensin Lalu Dibakar di Tanah Abang, Pelaku Akhirnya Dibekuk
Raja Charles III Temui Donald Trump di Gedung Putih
Bea Cukai Marunda Santuni Yatim dan Lansia di Cilincing, Aksi Nyata Kepedulian Sosial
Laboratorium Narkoba di Apartemen Salemba Digerebek, 5 Kg Tembakau Sintetis Disita
Medan Ekstrem Hambat Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalimantan Barat
Ragunan Diserbu 80 Ribu Pengunjung di H+2 Lebaran 2026, Motor Dominasi

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:37 WIB

Mengapa Komputasi Ini Bisa Mengubah Segalanya?

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:58 WIB

Lonjakan Harga Dunia Picu Kerusakan Hutan dan Krisis Merkuri

Kamis, 30 April 2026 - 14:27 WIB

Sopir Angkot Disiram Bensin Lalu Dibakar di Tanah Abang, Pelaku Akhirnya Dibekuk

Selasa, 28 April 2026 - 11:46 WIB

Raja Charles III Temui Donald Trump di Gedung Putih

Jumat, 24 April 2026 - 09:43 WIB

Bea Cukai Marunda Santuni Yatim dan Lansia di Cilincing, Aksi Nyata Kepedulian Sosial

Berita Terbaru

Taylor Swift hingga Matthew McConaughey kini menggunakan hukum merek dagang untuk melindungi wajah dan suara mereka dari kloning kecerdasan buatan. Dok: Istimewa.

ENTERTAINMENT

Selebriti Lawan Deepfake AI dengan Hukum Trademark

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:57 WIB

Pemerintahan Donald Trump mewajibkan warga asing yang mencari izin tinggal tetap (green card) untuk meninggalkan Amerika Serikat dan mengajukan aplikasi dari negara asal mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Wajibkan Pelamar Green Card Ajukan Aplikasi dari Negara Asal

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:36 WIB

Tragedi di kedalaman bumi. Ledakan gas dahsyat di tambang batu bara Liushenyu, China, merenggut setidaknya 90 nyawa, memicu seruan Presiden Xi Jinping untuk memperketat standar keselamatan kerja nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ledakan Gas Tewaskan 90 Pekerja, Bencana Terburuk dalam 17 Tahun

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:33 WIB