Kematian Selebgram Lula Lahfah Didalami, Polisi Periksa Sopir dan Asisten Pribadi

Senin, 26 Januari 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selebgram Lula Lahfah ditemukan tewas di kamar apartemen Kebayoran Baru Jakarta Selatan. (Posnews/TikTok)

Selebgram Lula Lahfah ditemukan tewas di kamar apartemen Kebayoran Baru Jakarta Selatan. (Posnews/TikTok)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi terus mendalami kematian selebgram Lula Lahfah (LL) yang ditemukan tewas di kamar apartemennya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Hingga kini, penyidik memeriksa enam saksi, termasuk sopir dan asisten pribadi korban, untuk mengungkap kronologi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan, pemeriksaan saksi bertujuan memperjelas peristiwa di TKP.

“Sampai saat ini kami telah mengklarifikasi enam saksi yang berada di TKP,” ujar Iskandarsyah, Senin (26/1/2026).

Baca Juga :  KPK Bongkar Mantan Sekjen Kemenaker Masih Makan Uang Rp12 Miliar Meski Pensiun

Selain itu, polisi mengumpulkan barang bukti dan menelusuri riwayat kesehatan korban melalui pihak rumah sakit.

“Kami meminta data rumah sakit karena korban disebut memiliki gangguan kesehatan,” jelasnya.

Penyidik juga melakukan olah TKP secara menyeluruh guna mengungkap fakta kematian korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, polisi mengungkap korban sempat mengerang kesakitan sebelum ditemukan meninggal.

Baca Juga :  PBB Cemas: Gencatan Senjata Gaza Rapuh di Hari ke-100

Berdasarkan keterangan saksi, Lula masuk kamar sekitar pukul 22.00 WIB. Sekitar pukul 02.00 WIB, ART mendengar suara erangan dari dalam kamar.

Hingga pagi hari korban tidak merespons. ART lalu melapor ke petugas keamanan apartemen, sebelum akhirnya pintu kamar dibuka paksa.

Saat ini, polisi menunggu hasil forensik untuk memastikan penyebab pasti kematian Lula Lahfah. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?
Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini
Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api
Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?
Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Panggil Eks Menag Yaqut Hari Ini
Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda
Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 39 RT Terendam hingga 350 Cm

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:17 WIB

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:58 WIB

Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:34 WIB

Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:11 WIB

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:07 WIB

Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars

Berita Terbaru

Ilustrasi, Australia pernah menjadi

INTERNASIONAL

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Jan 2026 - 13:17 WIB

Ilustrasi, Riset membuktikan: loyalitas pada merek masa kecil bertahan hingga 50 tahun. Migran di AS dan India lebih memilih produk mahal dari daerah asal daripada alternatif lokal yang murah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Jumat, 30 Jan 2026 - 12:11 WIB