JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah resmi menggeber Program Friday Mubarak 2026 untuk mendongkrak belanja Ramadan dan Idulfitri 1447 H sekaligus memperkuat pasar dalam negeri.
Melalui kolaborasi strategis antara pemerintah dan pelaku usaha, program ini menargetkan transaksi fantastis hingga Rp119 triliun selama periode promosi.
Kementerian Perdagangan menggandeng ritel modern, pasar rakyat, serta pelaku UMKM guna menyemarakkan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Wakil Menteri Perdagangan, Roro Esti Widya Putri, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar ajang diskon, melainkan strategi memperkuat daya saing produk lokal menuju pasar global.
Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka Kick-off Ceremony Friday Mubarak di Lotte Mart Kuningan City, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Turut mendampingi, Direktur Bina Usaha Perdagangan Kemendag Septo Soepriyatno.
Libatkan 200 Brand dan 13.450 Pasar Rakyat
Program Friday Mubarak berlangsung pada 11 Februari hingga 31 Maret 2026. Menariknya, program ini melibatkan sekitar 200 brand ritel, 414 pusat perbelanjaan, 11 juta pedagang pasar, serta 13.450 pasar rakyat di seluruh Indonesia.
Dengan demikian, kolaborasi ini mempertemukan dua pilar utama distribusi nasional: ritel modern dan pasar tradisional. Selain itu, sinergi ini membuka akses pemasaran lebih luas bagi produk UMKM dan barang dalam negeri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diskon hingga 50 Persen, Cashback, dan Promo Spesial
Kemendag menyiapkan berbagai strategi promosi untuk mendorong daya beli masyarakat. Pelaku usaha menawarkan diskon hingga 50 persen, cashback, diskon khusus member, hingga skema beli satu gratis satu.
Karena Ramadan dan Idulfitri selalu memicu lonjakan konsumsi, pemerintah memanfaatkan momentum ini untuk mengoptimalkan perputaran ekonomi nasional.
Tidak hanya itu, program ini juga bertujuan menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok tetap aman.
Target Rp119 Triliun, Perkuat UMKM dan Rantai Pasok Nasional
Wamendag Roro menekankan bahwa target transaksi Rp119 triliun mencerminkan optimisme sekaligus komitmen bersama memperkuat ekonomi domestik.
Pemerintah berharap pelaksanaan program berjalan transparan, memberi manfaat bagi konsumen, serta meningkatkan partisipasi UMKM dalam rantai pasok ritel nasional.
Sementara itu, Head of Marketing Lotte Mart, Mohamad Syaeroni, menyatakan pihaknya siap mendukung distribusi kebutuhan masyarakat secara optimal.
Ia menilai kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha melalui Friday Mubarak akan memberi dampak positif bagi sektor ritel sekaligus membantu masyarakat mendapatkan produk berkualitas dengan harga terjangkau.
Melalui Program Friday Mubarak 2026, pemerintah tidak hanya menghadirkan promo belanja Ramadan, tetapi juga membangun fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan daya saing produk Indonesia di pasar global. (red)
Editor : Hadwan





















