Ketua DPRD DKI Jakarta Dukung PAM Jaya Jadi Perseroda, Target 100 Persen Air Bersih

Jumat, 5 September 2025 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mendukung PAM Jaya menjadi Perseroda saat rapat paripurna di Gedung DPRD DKI, Kamis (4/9/2025). (Dok-Kominfo DKI JKT)

Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mendukung PAM Jaya menjadi Perseroda saat rapat paripurna di Gedung DPRD DKI, Kamis (4/9/2025). (Dok-Kominfo DKI JKT)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mendukung rencana perubahan status PAM Jaya menjadi Perseroda. Ia menilai langkah ini penting untuk mempercepat pemenuhan akses air bersih bagi seluruh warga Jakarta melalui skema pendanaan di luar APBD.

“Raperda mengenai perubahan PAM Jaya menjadi Perseroda insya Allah semuanya untuk kebaikan warga DKI Jakarta,” kata Khoirudin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Menurutnya, perubahan status badan hukum PAM Jaya akan membawa manfaat nyata. Dengan status Perseroda, pembangunan jaringan pipa bisa dipercepat sehingga target 100 persen cakupan layanan air bersih bagi warga Jakarta lebih cepat tercapai.

Baca Juga :  Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Korban Tewas Bertambah 65 Santri

Selain itu, Khoirudin juga memastikan adanya kenaikan APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026. Pernyataan tersebut ia sampaikan usai memimpin rapat paripurna penutupan Masa Persidangan 3 Tahun Sidang 2024–2025 serta pembukaan Masa Persidangan 1 dan Masa Reses ke-4 Tahun Sidang 2025–2026.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan pidato dalam rapat paripurna mengenai dua Raperda, yaitu RAPBD 2026 dan perubahan status PAM Jaya menjadi Perseroda.

Baca Juga :  Bulog Permudah Pedagang Pasar Pesan Beras SPHP Tanpa Aplikasi Klik SPHP

“Penyampaian pidato Gubernur tentang RAPBD kita, insya Allah ada kenaikan totalnya menjadi Rp95,35 triliun,” ungkap Khoirudin.

Sebagai informasi, usulan RAPBD 2026 mencapai Rp95,35 triliun atau naik 3,80 persen dari tahun sebelumnya. Fokus utama anggaran tersebut adalah peningkatan pendapatan daerah sekaligus memperkuat pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan demikian, perubahan status PAM Jaya menjadi Perseroda tidak hanya berorientasi pada efisiensi pendanaan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mewujudkan Jakarta dengan akses air bersih yang merata. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar
Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan
Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap
Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari
Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme
Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:23 WIB

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:50 WIB

Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:06 WIB

Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:49 WIB

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme

Berita Terbaru