Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Krisis Regulator Keuangan. Ketua OJK Mahendra Siregar Resmi Mundur. (Posnews/ist)

Krisis Regulator Keuangan. Ketua OJK Mahendra Siregar Resmi Mundur. (Posnews/ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Krisis di sektor jasa keuangan semakin memanas. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, bersama dua pejabat tinggi lainnya, resmi mengundurkan diri Jumat (30/1/2026) malam sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung pemulihan sektor keuangan nasional.

Langkah dramatis ini terjadi setelah pasar saham Indonesia mengalami tekanan tinggi, termasuk penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir, yang ikut memicu pergeseran besar di pucuk pimpinan OJK.

Dalam pernyataan resminya, OJK menyatakan Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon I.B. Aditya Jayaantara telah menyampaikan pengunduran diri secara resmi sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Air Hujan di Jakarta Tercemar Mikroplastik, DLH DKI Bergerak Cepat

OJK menilai pengunduran diri tiga pejabat itu sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung pemulihan sektor jasa keuangan.

Meski demikian, OJK menegaskan bahwa fungsi pengaturan, pengawasan, dan stabilitas sektor jasa keuangan tetap berjalan normal.

Tugas-tugas strategis pejabat yang mengundurkan diri akan dijalankan sementara sesuai ketentuan perundang-undangan dan tata kelola kelembagaan yang berlaku hingga pejabat baru ditetapkan.

Baca Juga :  Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Prajurit Lapangan Kini Wakil Panglima TNI

Pengumuman mundurnya tiga pucuk pimpinan OJK ini juga datang setelah Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) mengundurkan diri pada hari yang sama, menambah gejolak di pasar modal dan menimbulkan pertanyaan soal kepercayaan pasar terhadap regulator dan bursa saham nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah bersejarah ini merupakan sorotan luas pelaku pasar, kalangan ekonomi, serta publik yang memperhatikan masa depan stabilitas keuangan Indonesia. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan
Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap
Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari
Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme
Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga
Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:23 WIB

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:50 WIB

Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:06 WIB

Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:49 WIB

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme

Berita Terbaru