KKB Papua Serang Sinak Puncak Papua, Warga Jadi Korban Luka Tembak

Kamis, 16 April 2026 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat TNI bersama tenaga kesehatan mengevakuasi warga korban penembakan KKB di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, menggunakan ambulans PMI. (Posnews/Ist)

Aparat TNI bersama tenaga kesehatan mengevakuasi warga korban penembakan KKB di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, menggunakan ambulans PMI. (Posnews/Ist)

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Aksi kekerasan kembali mengguncang Papua Tengah. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dilaporkan melakukan penembakan brutal di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, pada Rabu (15/4/2026).

Akibat serangan tersebut, sejumlah warga sipil menjadi korban dan mengalami luka tembak.

Peristiwa ini langsung memicu kepanikan warga sekitar, terutama di Kampung Tirineri, Distrik Yambi, yang pertama kali menerima laporan kejadian.

TNI–PMI Bergerak Cepat Evakuasi Korban

Menanggapi insiden tersebut, aparat TNI dari Satgas Kewilayahan bergerak cepat menuju lokasi.

Selain itu, tenaga kesehatan Yonif 743/PSY langsung memberikan pertolongan pertama di lapangan.

Sementara itu, ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) juga dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi korban ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai, termasuk rencana rujukan ke Rumah Sakit Mulia.

“Fokus utama kami saat ini adalah keselamatan dan penanganan para korban penembakan KKB,” tegas Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna.

Baca Juga :  Pengendara Motor Dibegal di Bekasi, Pelaku Tendang Korban hingga Tersungkur

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi Korban dan Laporan Warga

Di sisi lain, Kepala suku Kampung Tirineri, Dianus Enumbi, menjadi saksi awal yang menemukan para korban dalam kondisi terluka di honai milik warga.

Ia kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat keamanan setempat.

“Beberapa warga dari Sinak mengalami luka akibat tembakan dan saat ini berada di Kampung Tirineri,” ungkap Dianus.

Ia menegaskan harapan agar proses evakuasi dapat segera dilakukan untuk menyelamatkan para korban yang membutuhkan perawatan medis segera.

TNI Dalami Pelaku KKB Penembakan

Sementara itu, TNI terus melakukan pendalaman dan pengumpulan informasi dari korban maupun warga sekitar.

Baca Juga :  Kontak Tembak di Papua! Buronan KKB Dilumpuhkan Saat Melawan Aparat

Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi kelompok KKB yang diduga kuat berasal dari jaringan Lekagak Telenggen.

Di lapangan, aparat juga memperketat keamanan sekaligus memastikan situasi tetap terkendali agar tidak terjadi serangan lanjutan.

Selain aparat, proses penanganan korban juga melibatkan tokoh adat dan masyarakat setempat.

Mereka bergotong royong membantu evakuasi awal sebelum korban dibawa ke fasilitas kesehatan.

Kolaborasi ini mencerminkan solidaritas di tengah situasi darurat, sekaligus mempercepat penanganan korban di wilayah yang sulit dijangkau.

Hingga saat ini, aparat gabungan TNI–PMI masih berada di lokasi untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis.

Di sisi lain, pengejaran dan identifikasi kelompok pelaku terus dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang di wilayah Papua Tengah. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bongkar Gudang Bawang Ilegal, Perputaran Uang Tembus Rp24,96 Miliar
Dugaan Cabul Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Terungkap dari Chat Korban
AS Dakwa Mantan Presiden Kuba Raul Castro Atas Penembakan Pesawat Sipil
Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan
Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi
Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo
Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:23 WIB

Polisi Bongkar Gudang Bawang Ilegal, Perputaran Uang Tembus Rp24,96 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:06 WIB

Dugaan Cabul Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Terungkap dari Chat Korban

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:53 WIB

AS Dakwa Mantan Presiden Kuba Raul Castro Atas Penembakan Pesawat Sipil

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Berita Terbaru

Kompensasi bagi

INTERNASIONAL

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Diplomasi penuh ancaman. Presiden Donald Trump mengeklaim negosiasi damai dengan Iran berada di tahap akhir, namun tetap memberikan ultimatum serangan militer. Kebuntuan ini terus memicu volatilitas harga minyak global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB