KKB Sadis! 34 Orang Dibantai di Yahukimo, Polda Papua Ungkap Fakta Mengerikan

Jumat, 24 Oktober 2025 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penangkapan anggota KKB, Konara Enumbi, pembunuhan Brigpol Ronald Enok. Dok: Polri

Penangkapan anggota KKB, Konara Enumbi, pembunuhan Brigpol Ronald Enok. Dok: Polri

JAYAPURA, POSNEWS.CO.ID – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang selama ini terus meneror dan membunuh masyarakat di tanah Papua akan ditindak tegas TNI dan Polri.

Polda Papua membongkar aksi keji KKB yang menebar teror di Yahukimo, Papua Pegunungan. Dalam enam bulan terakhir, KKB membunuh 34 orang secara brutal.

Data itu terungkap dalam analisis dan evaluasi (anev) situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang digelar di Aula Cenderawasih Polda Papua, Kamis (23/10/2025).

Hasil anev menunjukkan ada 17 insiden besar yang mengguncang Yahukimo selama enam bulan terakhir.

“Insiden-insiden itu menewaskan 34 korban, terdiri dari 2 aparat keamanan dan 32 warga sipil. Puluhan lainnya terluka akibat aksi gangguan keamanan di Yahukimo,” ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito, Jumat (24/10/2025).

Baca Juga :  KKB Tembak Mati Pekerja Jalan, Aksi Brutal Ganggu Proyek di Papua

KKB Diduga Kuat Dalang Utama

Cahyo menegaskan, sekitar 95 persen dari seluruh insiden tersebut melibatkan KKB dan para simpatisannya. Polisi kini telah menangkap 10 pelaku yang terbukti ikut dalam aksi berdarah itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hasil penyelidikan, sebagian besar serangan dilakukan KKB. Kami sudah menahan 10 tersangka untuk diproses hukum,” tegas Cahyo.

Sebagai catatan, Polda Papua memulai anev sejak Maret 2025 karena banyak peristiwa berdarah yang terjadi pada Maret hingga April.

Baca Juga :  Buronan TPPO Rohingya Dibekuk di Turki, HS Aktor Penyelundupan Aceh–Bangladesh

“Kami menyesuaikan rentang data mulai Maret karena banyak kejadian besar yang menjadi atensi publik,” jelas Cahyo.

Polisi Kejar Dalang dan Jaringan KKB

Polda Papua kini mengerahkan tim gabungan untuk memburu sisa pelaku dan jaringan KKB yang masih bersembunyi di wilayah pegunungan.

Selain itu, aparat juga meningkatkan patroli dan penjagaan di sejumlah titik rawan guna mencegah serangan lanjutan.

“Kami tidak akan berhenti sampai keamanan di Yahukimo benar-benar pulih,” tandas Cahyo. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB