Komisi Reformasi Kepolisian Buka Aspirasi Publik, Jimly: Sampaikan Sekeras-Kerasnya

Rabu, 19 November 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPRP Jimly Asshiddiqie.
(Posnews/Ist)

Ketua KPRP Jimly Asshiddiqie. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pertemuan Komisi Reformasi Kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat di STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan berlangsung tegang, Rabu (19/11/2025).

Dipimpin langsung Ketua Komisi Reformasi Kepolisian, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie menekankan forum tersebut menjadi tahap awal penjaringan suara publik untuk menentukan arah besar reformasi kepolisian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, Komisi membuka kanal khusus agar masyarakat bisa menyampaikan masukan secara tertulis tanpa batas.

β€œKami buka WA Sekretariat. Kirim saja setebal apa pun. Satu bulan penuh kami tunggu masukan masyarakat, karena selama ini masuknya sekali-sekali,” tegas Jimly.

Nomor WhatsApp Sekretariat: 0813-1797-771.

Alamat email akan diumumkan pihak sekretariat.

Aspirasi Publik Mengalir Deras, Jimly: Jangan Takut, Sampaikan Saja

Forum kian ramai setelah sejumlah ormas, tokoh masyarakat, purnawirawan TNI dari tiga matra, hingga konten kreator hadir. Meski ada pihak yang tak bisa datang secara resmi, Jimly memastikan aspirasinya tetap dipersilakan.

Baca Juga :  Perjalanan Panjang Polri, Dari Revolusi Kemerdekaan hingga Era Modern

β€œSampaikan sekeras-kerasnya. Tidak usah takut! Yang penting aspirasinya masuk,” ujar Jimly lantang.

Diskusi kemudian makin panas saat isu dugaan ijazah palsu ikut mencuat. Jimly tidak menutup mata.

β€œIjazah palsu ini masalah serius di Indonesia, apalagi dipakai untuk persaingan politik. Saat saya di MK, kasus seperti ini muncul terus,” ungkapnya.

Menurut Jimly, mediasi penal bisa ditempuh selama kedua pihak bersedia menyelesaikan masalah sesuai aturan.

Meski begitu, ia menegaskan Komisi Reformasi Kepolisian tidak menangani kasus hukum langsung.

β€œKasus boleh disampaikan, tapi hanya sebagai evidence untuk merumuskan kebijakan reformasi ke depan,” katanya.

Keluhan Masyarakat Menumpuk: Dari Aksi Demo hingga Pola Pendidikan Polisi

Komisi juga menerima berbagai keluhan publik. Salah satunya datang dari seorang ibu yang mengaku anaknya ditahan setelah mengikuti aksi unjuk rasa.

Baca Juga :  Komjen Dedi Prasetyo Resmi Wakapolri, All Out Dukung Program Asta Cita

β€œKasus seperti itu akan kami bicarakan dengan Kapolri. Itu urusan internal Polri, dan kami akan memberi rekomendasi,” tegas Jimly.

Masukan dari purnawirawan TNI pun ikut mengguncang forum. Mereka mendorong perubahan besar, seperti:

  • penguatan Kompolnas sebagai lembaga pengawas,
  • wacana pembentukan Kementerian Keamanan,
  • revisi mekanisme rekrutmen,
  • hingga perbaikan koordinasi penegakan hukum.

Peserta juga mengkritik keras pola pendidikan kepolisian.

β€œPolisi itu sipil. Pendidikan harus lebih kognitif, bukan sekadar fisik,” ujar Jimly menirukan masukan peserta.

Forum ditutup dengan penegasan bahwa Komisi Reformasi Kepolisian belum mengeluarkan rekomendasi apa pun.

β€œBulan pertama ini kami buka telinga dulu. Banyak masukan yang kami petakan. Semua itu akan jadi dasar reformasi besar Polri,” tutup Jimly. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO
Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi

Berita Terbaru

Lompatan besar klon tempur EVE. Fenris Creations mematangkan aspek pergerakan karakter dan menguji sistem ekonomi orbit pada fase Operation Avalon. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

EVE Vanguard Hadirkan Formula Shooter Ekstraksi

Kamis, 9 Jul 2026 - 05:10 WIB

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB