Konflik Uang Berujung Maut, Ayah Tewas Dibantai Anak Kandung Saat Tidur

Rabu, 8 April 2026 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

BENGKALIS, POSNEWS.CO.ID – Tragedi berdarah mengguncang Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Seorang pemuda berinisial RMMP (19) nekat menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri, RP (48), dengan cara sadis saat korban terlelap tidur.

Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Selasa (7/4/2026). RMMP membacok leher ayahnya menggunakan parang hingga nyaris putus, bahkan menghujani korban dengan beberapa tebasan brutal di bagian kepala.

Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, mengungkapkan insiden berdarah ini dipicu konflik keluarga yang memanas sejak pagi.

Awalnya, korban terlibat cekcok hebat dengan istrinya, JL (43), terkait masalah uang.

“Korban sempat marah-marah dan meminta uang kepada istrinya hingga terjadi pertengkaran,” ujar Fahrian, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga :  Aksi Jambret Siang Bolong di Jagakarsa Berakhir Apes, Pelaku Tersungkur dan Ditangkap

Meski sempat memanas, JL akhirnya memberikan uang Rp150 ribu sebelum pergi ke ladang. Namun, situasi di rumah justru berubah menjadi tragedi saat siang hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bacok Korban Sedang Tidur di Kamar

Sekitar pukul 13.00 WIB, saat rumah dalam kondisi sepi dan korban tertidur pulas di kamar, RMMP diduga gelap mata.

Ia mengambil parang dari gudang, lalu berjalan menuju kamar ayahnya.

Tanpa ampun, pelaku langsung mengayunkan parang ke arah leher korban berkali-kali. Tebasan keempat menjadi yang paling fatal hingga menyebabkan leher korban nyaris terputus dari tubuhnya.

Korban tewas seketika di lokasi dengan kondisi mengenaskan.

“Pelaku membacok korban sebanyak empat kali, termasuk di bagian kepala. Luka yang dialami korban sangat parah hingga menyebabkan kematian di tempat,” jelas Fahrian.

Baca Juga :  Gedung SDN Nglarang Terdampak Tol Jogja-Solo Mulai Dibangun

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melapor ke polisi. Tak butuh waktu lama, aparat bergerak cepat dan mengamankan RMMP di dalam rumahnya tanpa perlawanan.

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bengkalis.

Polisi juga mendalami motif pembunuhan, termasuk kemungkinan adanya tekanan psikologis atau konflik berkepanjangan dalam keluarga.

Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi untuk proses autopsi. Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan dalam rumah tangga yang berujung maut.

Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan potensi konflik keluarga yang berujung kekerasan, agar tragedi serupa tidak kembali terulang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut
Kepentingan Bisnis di Atas Segalanya: Ceko Tolak Fasilitas Negara untuk Misi ke Taiwan
Gas Bocor Berujung Petaka, Ledakan Dahsyat Lukai Satu Keluarga di Pandeglang
Pulang Malam Berujung Maut, Dua Pelajar Diserang Air Keras di Bogor
Skandal Saham HYBE: Polisi Seoul Incar Penangkapan Bang Si-Hyuk atas Dugaan Penipuan $136 Juta
Pemerintah Incar Saham dan Dana $16 Juta Milik Jimmy Lai
Bareskrim Bongkar Jaringan Sabu Makassar, 5 Kg Disita, Pasutri Jadi Kurir dan Pengedar
Sikat Sabu Setengah Ton, Tim Narkoba Polda Metro Jaya Diguyur Pin Emas Kapolri

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:38 WIB

Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut

Rabu, 22 April 2026 - 16:27 WIB

Kepentingan Bisnis di Atas Segalanya: Ceko Tolak Fasilitas Negara untuk Misi ke Taiwan

Rabu, 22 April 2026 - 15:52 WIB

Gas Bocor Berujung Petaka, Ledakan Dahsyat Lukai Satu Keluarga di Pandeglang

Rabu, 22 April 2026 - 15:34 WIB

Pulang Malam Berujung Maut, Dua Pelajar Diserang Air Keras di Bogor

Rabu, 22 April 2026 - 15:22 WIB

Skandal Saham HYBE: Polisi Seoul Incar Penangkapan Bang Si-Hyuk atas Dugaan Penipuan $136 Juta

Berita Terbaru