Korban Bencana Sumatera Tembus 1.106 Jiwa, BNPB Bangun Huntara dan Huntap

Senin, 22 Desember 2025 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BNPB menyalurkan bantuan logistik kepada pengungsi korban bencana di wilayah Aceh dan Sumatera, Sabtu (24/1/2026).
(Posnews/Ist)

Petugas BNPB menyalurkan bantuan logistik kepada pengungsi korban bencana di wilayah Aceh dan Sumatera, Sabtu (24/1/2026). (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis update terbaru korban bencana di Sumatera meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hingga Senin (22/12/2025), korban meninggal dunia mencapai 1.106 jiwa, sementara 175 orang masih dalam pencarian.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut angka tersebut bertambah 16 orang dari laporan akhir pekan lalu.

Pemerintah pusat dan daerah, kata dia, menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya ribuan korban jiwa.

“Total korban meninggal kini 1.106 jiwa. Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya,” ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers.

Selanjutnya, BNPB mencatat jumlah pengungsi terus menurun. Saat ini, 520.570 warga masih mengungsi, seiring banyak korban mulai kembali ke rumah atau mengungsi ke tempat kerabat.

Baca Juga :  Reddit Lawan Balik: Gugat Larangan Medsos Australia di Pengadilan Tinggi

Meski begitu, kebutuhan logistik masih dipasok dapur umum pemerintah dan masyarakat dengan dukungan Dinas Sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BNPB Bangun Huntara di Tapanuli Utara

Sementara itu, BNPB mulai membangun hunian sementara (huntara) bagi korban banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Utara, sejak Jumat (19/12/2025).

BNPB menyiapkan 40 unit huntara tahap awal di lahan seluas empat hektare di Dusun Sibalanga Julu, Kecamatan Adiankoting.

Hingga Minggu (21/12), pembukaan lahan rampung dan satu unit telah mencapai 75 persen progres pembangunan.

Menariknya, huntara ini menggunakan teknologi Rumah Instan Sehat dan Aman (RISHAM) serta dirancang sebagai rumah tumbuh yang bisa dikembangkan menjadi hunian tetap.

Baca Juga :  BNPB Catat 940 Tewas di Sumatera, 276 Hilang - Kemenag Kumpulkan Donasi Rp4 Miliar

2.603 Rumah Permanen Dibangun Tanpa APBN

Di sisi lain, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan pembangunan 2.603 unit hunian tetap bagi korban bencana Sumatera tanpa menggunakan APBN.

Sebanyak 2.500 rumah didanai Yayasan Buddha Tzu Chi, sementara 103 unit dibangun dari dana pribadi Menteri PKP. Pembangunan tahap awal dimulai di Sumatera Utara dengan target groundbreaking pekan ini.

“Uangnya non-APBN. Total 2.603 rumah,” tegas Maruarar.

Ia menegaskan, percepatan pembangunan harus tetap taat hukum namun tidak menghambat negara membantu rakyat.

Pemerintah juga menyiapkan koordinasi lintas lembaga agar relokasi warga berjalan aman, layak, dan berkelanjutan.

“Rumah bukan sekadar bangunan. Kehidupan masyarakat ikut berpindah,” tandasnya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme
Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga
Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?
Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini
Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api
Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:49 WIB

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:15 WIB

Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:47 WIB

Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:04 WIB

Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:17 WIB

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Berita Terbaru

Ilustrasi, Australia pernah menjadi

INTERNASIONAL

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Jan 2026 - 13:17 WIB