JAKARTA, POSNEWS.CO.ID β Berdasarkan data BNPB, jumlah korban tewas akibat bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) kembali naik menjadi 995 jiwa, pada Jumat (12/12/2025). Angka itu bertambah lima korban dibandingkan rekap sebelumnya.
Kepala Pusat Data BNPB Abdul Muhari menjelaskan, verifikasi by name by address terus dilakukan di tiga kecamatan terdampak.
BNPB bahkan menemukan sejumlah jenazah yang awalnya tercatat sebagai korban bencana ternyata meninggal sebelum kejadian, sehingga jumlah korban bisa berubah.
Selain itu, daftar korban hilang ikut naik dari 222 menjadi 226 nama, mayoritas berasal dari Aceh. Sementara itu, jumlah pengungsi tetap 884.889 jiwa, dan pemerintah terus mengalirkan logistik serta kebutuhan dasar.
Prabowo Minta Korban Bersabar
Presiden Prabowo Subianto meminta para pengungsi bersabar, karena pemulihan pascabencana tak bisa diselesaikan instan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
βKita tidak punya tongkat Nabi Musa. Semua butuh proses,β tegasnya saat mengunjungi Posko Pengungsian SMP 2 Wih Pesam, Aceh.
Prabowo memastikan pemerintah menggerakkan puluhan helikopter dan pesawat untuk penyaluran bantuan. Ia juga berjanji membangun hunian tetap bagi warga yang rumahnya hancur.
Presiden turut mengapresiasi kepala daerah, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan para menteri yang turun langsung menangani banjir.
Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan warga Sumatera berjuang sendirian. Bahkan, begitu pulang dari kunjungan luar negeri pagi hari, ia langsung terbang ke Aceh untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
βSaya pantau terus. Saya perhatikan semuanya,β pungkasnya. (red)





















