Korlantas Polri, Pejalan Kaki Jadi Prioritas Utama dalam Operasi Zebra 2025

Sabtu, 15 November 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Posnews/Ist)

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Untuk menertibkan pengendara di jalan yang masih tidak mengindahkan rambu lalu lintas. Korlantas Polri kembali akan menggelar Operasi Zebra 2025 yang berlangsung pada 17–30 November 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi nasional ini menindak pelanggaran sekaligus menegaskan fokus baru: melindungi pejalan kaki sebagai pengguna jalan paling rentan.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa perlindungan pejalan kaki kini menjadi prioritas utama keselamatan lalu lintas.

Baca Juga :  Iran Tawarkan Konsesi Uranium demi Pencabutan Sanksi AS

Ia menyebut pejalan kaki harus diprioritaskan karena mereka paling rentan di ruang jalan.

Pejalan kaki adalah simbol kemanusiaan di jalan raya. Mereka yang paling lemah harus dilindungi,” ujar Agus, Sabtu (15/11/2025).

Agus menjelaskan bahwa Operasi Zebra 2025 mengikuti konsep Vision Zero dan Hierarchy of Road Users, yang menempatkan pejalan kaki sebagai prioritas pertama keselamatan.

Dua prinsip ini menjadi dasar Korlantas dalam menyusun strategi berbasis keselamatan manusia.

Baca Juga :  Mudik Lebaran 2026, Polisi Buka 10 Tol Fungsional untuk Pecah Kemacetan

Ia menekankan bahwa perlindungan pejalan kaki bukan sekadar penegakan hukum, tetapi wujud nyata hadirnya negara.

Agus juga memerintahkan seluruh Polda dan Polres menjadikan keselamatan pejalan kaki sebagai indikator kinerja, bukan jumlah tilang, melainkan meningkatnya kepatuhan masyarakat dan turunnya kecelakaan.

Korlantas memastikan Operasi Zebra 2025 menjadi momentum pembenahan ruang jalan agar lebih aman, tertib, dan manusiawi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menag Ajak Warga Ikut Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus 2026
Aksi Pecah Kaca Mobil di Kalideres Gasak Rp1,2 Miliar, Polisi Bekuk Pelaku di Bogor
Viral Pelajar Bawa Sajam di PIK, Tawuran Makin Brutal dan Pengawasan Dipertanyakan
Brimob Selamatkan 2 Terduga Curanmor dari Amukan Massa di Cilincing
KPK Sita Uang Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Pemalang, 21 Orang Diamankan
KPK Tangkap Bupati Pemalang, Kantor PUPR dan Rumah Kontraktor Disegel
MK Putus Gugatan Program MBG Besok, Nasib Anggaran MBG 2026 Ditentukan
Omzet Rp5 Miliar Sebulan, Sindikat Gas N2O Whip-Pink Dibongkar Bareskrim

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:59 WIB

Menag Ajak Warga Ikut Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:31 WIB

Aksi Pecah Kaca Mobil di Kalideres Gasak Rp1,2 Miliar, Polisi Bekuk Pelaku di Bogor

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:22 WIB

Viral Pelajar Bawa Sajam di PIK, Tawuran Makin Brutal dan Pengawasan Dipertanyakan

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:57 WIB

Brimob Selamatkan 2 Terduga Curanmor dari Amukan Massa di Cilincing

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:42 WIB

KPK Sita Uang Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Pemalang, 21 Orang Diamankan

Berita Terbaru

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Posnews/Kemenang)

NASIONAL

Menag Ajak Warga Ikut Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus 2026

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:59 WIB

Sinyal lonjakan harga gawai global. Qualcomm menaikkan harga chipset Snapdragon mulai 1 September akibat keterbatasan rantai pasok dan kapasitas manufaktur TSMC. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Qualcomm Naikkan Tarif Chipset Snapdragon Dua Digit

Rabu, 29 Jul 2026 - 16:54 WIB