KPK Periksa 350 Biro Haji, Kasus Dugaan Korupsi Kuota 2024 Masih Bergulir

Selasa, 11 November 2025 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (KPK)

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Kasus korupsi kuota haji 2024 hingga kini terus berlanjut, bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tancap gas mengusut siapa saja yang terlibat memakan uang haram tersebut.

Kali ini, penyidik fokus memeriksa penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) atau biro perjalanan haji di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam proses penyidikan ini, penyidik aktif mendalami keterangan dari para PIHK atau biro travel haji yang tersebar di seluruh Indonesia,” tegas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga :  KPK Bongkar Dugaan Korupsi CSR BI dan OJK, Dua Mantan Tenaga Ahli DPR Diperiksa

Setelah memeriksa biro haji di Jawa Timur dan Yogyakarta, penyidik bergerak ke wilayah luar Jawa untuk memastikan tidak ada celah korupsi.

“Pekan lalu, tim kami melakukan pemeriksaan terhadap biro-biro travel haji di Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur,” tambah Budi.

Hingga kini, KPK telah memintai keterangan lebih dari 350 biro haji. Semua keterangan digunakan untuk menelusuri aliran dana dan menghitung dugaan kerugian negara.

Sampai saat ini, sudah lebih dari 350 travel diperiksa, paralel dengan penghitungan potensi kerugian negara,” ujarnya.

Namun, tidak semua biro perjalanan haji kooperatif memenuhi panggilan KPK. Bagi biro yang belum hadir, penyidik akan menjadwalkan ulang pemeriksaan untuk memastikan semua pihak bertanggung jawab.

Dalam kasus ini, kami akan terus menindak tegas setiap biro haji yang enggan memberikan keterangan,” tegas Budi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pungli Oknum Polisi di Grobogan, Minta Uang ke Emak-emak – Kini Diperiksa Propam
Brimob X-Treme 2026, Ajang Menembak Internasional – Bukti Indonesia Siap Bersaing Global
Polisi Hadir untuk Semua, Penumpang Disabilitas Diprioritaskan di Dermaga Kali Adem
James Comer Pastikan Sidang Kongres Jeffrey Epstein Segera Digelar
JD Vance Pimpin Perundingan Hidup-Mati dengan Iran di Pakistan
Kapsul Artemis II Mendarat Sempurna Setelah Jelajahi Sisi Jauh Bulan
PBB Ungkap Kegagalan Komitmen Negara Kaya dalam Menutup Kesenjangan Global
Gempur Narkoba Tanpa Henti, Polri Jaga Masa Depan Bangsa dari Ancaman Mematikan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 17:05 WIB

Pungli Oknum Polisi di Grobogan, Minta Uang ke Emak-emak – Kini Diperiksa Propam

Minggu, 12 April 2026 - 16:39 WIB

Brimob X-Treme 2026, Ajang Menembak Internasional – Bukti Indonesia Siap Bersaing Global

Minggu, 12 April 2026 - 16:23 WIB

Polisi Hadir untuk Semua, Penumpang Disabilitas Diprioritaskan di Dermaga Kali Adem

Minggu, 12 April 2026 - 15:34 WIB

James Comer Pastikan Sidang Kongres Jeffrey Epstein Segera Digelar

Minggu, 12 April 2026 - 14:29 WIB

JD Vance Pimpin Perundingan Hidup-Mati dengan Iran di Pakistan

Berita Terbaru

Mengejar keadilan bagi penyintas. Ketua Komite Oversight DPR AS James Comer secara resmi menyetujui desakan Ibu Negara Melania Trump untuk mengadakan sidang terbuka bagi korban Jeffrey Epstein guna memberikan kesaksian di bawah sumpah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

James Comer Pastikan Sidang Kongres Jeffrey Epstein Segera Digelar

Minggu, 12 Apr 2026 - 15:34 WIB

Taruhan kedaulatan di Islamabad. Wakil Presiden AS JD Vance memulai misi diplomatik kritis guna mengakhiri perang enam pekan, di tengah tuntutan keras Teheran dan lonjakan inflasi Amerika Serikat di tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

JD Vance Pimpin Perundingan Hidup-Mati dengan Iran di Pakistan

Minggu, 12 Apr 2026 - 14:29 WIB