KPK Petakan Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis, Soroti Dugaan Mark Up SPPG

Selasa, 3 Maret 2026 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat memetakan potensi korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah ini dilakukan menyusul mencuatnya isu dugaan mark up atau penggelembungan harga bahan baku pangan untuk dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan lembaganya tidak tinggal diam. Melalui fungsi pencegahan, KPK kini melakukan kajian mendalam guna mengidentifikasi titik rawan korupsi dalam pelaksanaan MBG.

β€œMelalui fungsi pencegahan, KPK sedang melakukan kajian untuk memetakan celah-celah rawan korupsi agar bisa dicegah dan dimitigasi,” ujar Budi di Jakarta, Senin (2/3/2026).

KPK Siapkan Rekomendasi untuk Pemerintah

Selanjutnya, Budi menjelaskan hasil kajian tersebut akan melahirkan sejumlah rekomendasi strategis.

Baca Juga :  Update Rehabilitasi dari Presiden, KPK Tetap Usut Dugaan Korupsi Akuisisi PT JN oleh ASDP

KPK kemudian akan menyerahkan rekomendasi itu kepada para pemangku kepentingan agar potensi penyimpangan bisa ditekan sejak awal.

Tak hanya itu, KPK juga menggerakkan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) untuk mengawal program-program prioritas pemerintah, termasuk MBG.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Artinya, pengawasan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga sistematis dan berkelanjutan.

Dugaan Mark Up di Atas HET

Sebelumnya, pada 24 Februari 2026, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, mengungkap adanya laporan terkait mitra SPPG yang diduga kerap menggelembungkan harga bahan pangan.

Menurutnya, harga yang diajukan bahkan melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Lebih memprihatinkan lagi, bahan baku yang diterima disebut berkualitas buruk.

Baca Juga :  KPK Seret Pejabat DPR RI & OJK di Skandal Korupsi Dana CSR Bank Indonesia

Karena itu, Nanik meminta Kepala SPPG, pengawas keuangan, hingga pengawas gizi untuk tidak mengikuti praktik yang merugikan negara tersebut.

MBG Jadi Sorotan Publik

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang menyasar pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.

Oleh sebab itu, potensi penyimpangan anggaran dalam program ini menjadi perhatian serius.

Dengan adanya kajian KPK, publik berharap pelaksanaan MBG berjalan transparan dan akuntabel. Pasalnya, setiap rupiah anggaran yang digelontorkan harus benar-benar sampai kepada penerima manfaat.

KPK kini mengencangkan pengawasan terhadap program MBG. Dugaan mark up bahan pangan SPPG tak boleh dibiarkan, agar program strategis ini tidak tercoreng praktik korupsi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Polri Ringkus Penghubung dan Pemasok Sabu Jaringan Ko Erwin di Apartemen Mewah
Polda Sumut Amankan 2 Ekskavator untuk Tambang Emas Ilegal di Madina, Sempat Diintervensi
Viral Penganiayaan ART di Sunter Jakut, Majikan Diduga Pukul dan Tendang Korban
Bareskrim Polri Sikat 30.000 Pil Ekstasi di Pelalawan Riau, Nilai Rp30 Miliar
Cuaca Jabodetabek 3 Maret 2026, BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang
Pasutri Diserang OTK di Perumahan Mewah Jatibening Bekasi, Suami Tewas Istri Kritis
Ngaku Kasat Narkoba Polda Metro Jaya, Pria Gasak Motor Ojol di Kramat Jati
Kontak Tembak di Papua, Aparat Kuasai Markas KKB dan Amankan Ratusan Amunisi

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:49 WIB

Bareskrim Polri Ringkus Penghubung dan Pemasok Sabu Jaringan Ko Erwin di Apartemen Mewah

Selasa, 3 Maret 2026 - 06:09 WIB

Polda Sumut Amankan 2 Ekskavator untuk Tambang Emas Ilegal di Madina, Sempat Diintervensi

Selasa, 3 Maret 2026 - 05:30 WIB

KPK Petakan Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis, Soroti Dugaan Mark Up SPPG

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:50 WIB

Viral Penganiayaan ART di Sunter Jakut, Majikan Diduga Pukul dan Tendang Korban

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:04 WIB

Bareskrim Polri Sikat 30.000 Pil Ekstasi di Pelalawan Riau, Nilai Rp30 Miliar

Berita Terbaru