KPK Tangkap Hakim PN Depok, Dugaan Suap dari Pihak Swasta

Jumat, 6 Februari 2026 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu. (Posnews/KPK)

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu. (Posnews/KPK)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyergap hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Kamis malam, 5 Februari 2026.

Penyidik menemukan aliran uang ratusan juta rupiah dari pihak swasta ke aparat penegak hukum, yang diduga kuat terkait pengondisian perkara.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu memastikan uang tersebut berpindah tangan saat operasi berlangsung.

Baca Juga :  KPK Buru Juru Simpan Kasus Korupsi Kuota Haji 2024, 400 Travel Terlibat

Saat ini, penyidik mendalami konstruksi perkara, termasuk menelusuri apakah transaksi itu berbentuk suap langsung atau bagian dari skema pengaturan proses hukum.

KPK mengisyaratkan OTT ini menyeret Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan. Meski begitu, KPK belum membeberkan secara rinci peran masing-masing pihak karena proses pemeriksaan intensif masih berjalan.

Pengumuman resmi status hukum dan peran tersangka dijadwalkan dalam waktu dekat.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penyitaan uang tunai senilai ratusan juta rupiah sebagai barang bukti awal.

Baca Juga :  KPK Gerebek Rumah Gubernur Riau di Jakarta, Sita Uang Rp1,6 Miliar dari OTT Korupsi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi senyap tersebut secara langsung menyasar hakim aktif, menandai keseriusan KPK membersihkan praktik lancung di lingkungan peradilan.

KPK menegaskan penindakan ini menjadi peringatan keras bagi mafia peradilan. Setiap upaya jual-beli perkara akan dibongkar hingga ke akar, tanpa pandang jabatan maupun posisi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penembakan Massal di Sekolah Kanada Tewaskan 9 Orang
: Donald Trump Ancam Blokir Akses dan Tuntut Kepemilikan
Pesawat Smart Air Ditembaki OTK di Boven Digoel Papua, Pilot dan Kopilot Tewas
Reformasi Birokrasi Berbuah WBK 2025, Setjen DPD RI Perkuat Integritas
Trump Ancam Tindakan Keras dan Intelijen Rudal Israel
IPK Indonesia 2025 Turun ke 34, KPK Dorong Percepatan Reformasi Antikorupsi
Kasus Ayah Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anak, DPR Minta Pertimbangkan KUHP Baru
Kontroversi Intelijen AS: Tulsi Gabbard Bubarkan Satuan Tugas

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:06 WIB

Penembakan Massal di Sekolah Kanada Tewaskan 9 Orang

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:59 WIB

: Donald Trump Ancam Blokir Akses dan Tuntut Kepemilikan

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:46 WIB

Pesawat Smart Air Ditembaki OTK di Boven Digoel Papua, Pilot dan Kopilot Tewas

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:25 WIB

Reformasi Birokrasi Berbuah WBK 2025, Setjen DPD RI Perkuat Integritas

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:44 WIB

IPK Indonesia 2025 Turun ke 34, KPK Dorong Percepatan Reformasi Antikorupsi

Berita Terbaru

Ilustrasi, Duka mendalam di pegunungan Rocky. Penembakan di Tumbler Ridge menjadi insiden sekolah paling mematikan kedua dalam sejarah Kanada, memicu gelombang simpati global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Massal di Sekolah Kanada Tewaskan 9 Orang

Rabu, 11 Feb 2026 - 17:06 WIB

Trump nampak mengantuk saat menghadiri rapat kabinet di Gedung Putih. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

INTERNASIONAL

: Donald Trump Ancam Blokir Akses dan Tuntut Kepemilikan

Rabu, 11 Feb 2026 - 15:59 WIB

Era baru kebijakan Jepang. Perdana Menteri Sanae Takaichi meraih kemenangan bersejarah dalam pemilu Majelis Rendah, memberikan mandat penuh untuk reformasi fiskal agresif dan revisi konstitusi. Dok: Istimewa.

Blog

Mandat Mutlak Takaichi: LDP Raih Kemenangan Telak

Rabu, 11 Feb 2026 - 15:16 WIB