KPK Tangkap Hakim PN Depok, Dugaan Suap dari Pihak Swasta

Jumat, 6 Februari 2026 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu. (Posnews/KPK)

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu. (Posnews/KPK)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyergap hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Kamis malam, 5 Februari 2026.

Penyidik menemukan aliran uang ratusan juta rupiah dari pihak swasta ke aparat penegak hukum, yang diduga kuat terkait pengondisian perkara.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu memastikan uang tersebut berpindah tangan saat operasi berlangsung.

Saat ini, penyidik mendalami konstruksi perkara, termasuk menelusuri apakah transaksi itu berbentuk suap langsung atau bagian dari skema pengaturan proses hukum.

KPK mengisyaratkan OTT ini menyeret Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan. Meski begitu, KPK belum membeberkan secara rinci peran masing-masing pihak karena proses pemeriksaan intensif masih berjalan.

Pengumuman resmi status hukum dan peran tersangka dijadwalkan dalam waktu dekat.

Baca Juga :  KPK Ungkap 96 Ribu Pejabat Belum Lapor Harta, Kepatuhan LHKPN Baru 67,98 Persen

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penyitaan uang tunai senilai ratusan juta rupiah sebagai barang bukti awal.

Operasi senyap tersebut secara langsung menyasar hakim aktif, menandai keseriusan KPK membersihkan praktik lancung di lingkungan peradilan.

KPK menegaskan penindakan ini menjadi peringatan keras bagi mafia peradilan. Setiap upaya jual-beli perkara akan dibongkar hingga ke akar, tanpa pandang jabatan maupun posisi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang
Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang
Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Grogol, Ada Luka di Kepala
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Jaksel Berpotensi Hujan Ringan
Aksi Pecah Kaca Mobil di Kalideres Gasak Rp1,2 Miliar, Polisi Bekuk Pelaku di Bogor
Viral Pelajar Bawa Sajam di PIK, Tawuran Makin Brutal dan Pengawasan Dipertanyakan
Brimob Selamatkan 2 Terduga Curanmor dari Amukan Massa di Cilincing

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:56 WIB

Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:38 WIB

Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:35 WIB

Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Grogol, Ada Luka di Kepala

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:03 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Jaksel Berpotensi Hujan Ringan

Berita Terbaru

Inovasi tablet ringkas Apple. Bocoran Bloomberg mengungkap kehadiran IP rating tahan air serta layar OLED pada iPad mini mendatang. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

iPad Mini Generasi Baru Bawa Sertifikasi Tahan Air

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:31 WIB

Sengkarut rilis game paling dinanti. Rockstar Games mengonfirmasi penukaran kode digital GTA 6 di PS5 terikat aturan region lock ketat, memicu risiko pemblokiran akun. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Rockstar Terapkan Region Lock GTA 6 PS5 dan Ancam Gamer

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:15 WIB