Mahasiswa BEM UI Gelar RDPW Hari Ini di DPR, Solidaritas Aktivis Jadi Fokus

Senin, 6 Oktober 2025 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung DPR/MPR RI. (Posnews/Ist)

Gedung DPR/MPR RI. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ratusan mahasiswa BEM UI menggelar aksi Rapat Dengar Pendapat Warga (RDPW) di depan DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (6/10/2025).

Aksi ini digelar menjelang satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Wakil Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI 2025, Bima Surya, menyatakan mahasiswa juga menggelar aksi sebagai bentuk solidaritas untuk massa aksi dan aktivis yang ditahan pasca gelombang demonstrasi Agustus–September 2025.

Baca Juga :  Pemerintah Rencanakan Petugas PPIH Non-Muslim di Daerah Minoritas

“Selain poin utama aksi besok, kami juga mendukung rekan-rekan yang ditahan pasca demonstrasi,” ujar Bima.

RDPW sengaja memelesetkan RDPU DPR RI agar unjuk rasa lebih kreatif. Mahasiswa menampilkan teater sastra, panggung seni, bazar UMKM, lapak kutek, hingga kegiatan membaca buku.

“Nama aksinya Rapat Dengar Pendapat Warga (RDPW) kami pilih untuk membuat aksi lebih kreatif,” jelas Bima.

Baca Juga :  KPK Bongkar Dugaan Korupsi CSR BI dan OJK, Dua Mantan Tenaga Ahli DPR Diperiksa

Massa aksi akan berkumpul di Lapangan FISIP UI sebelum bergerak ke DPR RI sekitar pukul 12.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain BEM UI, sekitar 15 organisasi dan LSM ikut merapat ke DPR. BEM lain diperkirakan hadir setelah menerima undangan resmi dari Koalisi RDPW. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Transnasionalisme di Era Digital: Bagaimana Internet Melemahkan Monopoli Informasi Negara
Keamanan Kolektif: Saat Serangan terhadap Satu Negara Adalah Serangan terhadap Semua
Integrasi Regional: Belajar dari Uni Eropa dalam Menghapus Warisan Konflik Berabad-abad
Hukum Internasional sebagai Panglima: Menegakkan Keadilan di Tengah Krisis Kemanusiaan
Debat Panas PBB: AS dan Sekutu Barat Bentrok dengan Rusia-China soal Nuklir Iran
Diplomasi Jalur Dua: Peran Aktor Non-Negara dalam Menjembatani Konflik Antarnegara
Beirut Membara: Serangan Israel Sasar Jantung Kota, 800 Ribu Warga Lebanon Mengungsi
Mojtaba Khamenei Bersumpah Tutup Selat Hormuz

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:23 WIB

Transnasionalisme di Era Digital: Bagaimana Internet Melemahkan Monopoli Informasi Negara

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:20 WIB

Keamanan Kolektif: Saat Serangan terhadap Satu Negara Adalah Serangan terhadap Semua

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:15 WIB

Integrasi Regional: Belajar dari Uni Eropa dalam Menghapus Warisan Konflik Berabad-abad

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:10 WIB

Hukum Internasional sebagai Panglima: Menegakkan Keadilan di Tengah Krisis Kemanusiaan

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:30 WIB

Debat Panas PBB: AS dan Sekutu Barat Bentrok dengan Rusia-China soal Nuklir Iran

Berita Terbaru