PINRANG, POSNEWS.CO.ID – Aksi pencurian sadis mengguncang Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Komplotan maling nekat membobol rumah warga dan menggasak brankas berisi emas seberat 1 kilogram serta uang tunai saat korban tengah melaksanakan salat Idulfitri 1447 H.
Kasus ini kini ditangani serius oleh aparat kepolisian. Rekaman CCTV yang memperlihatkan dua pria diduga pelaku pun beredar luas dan menjadi bahan penyelidikan.
Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Ananda, menegaskan bahwa rekaman CCTV yang beredar masih bersifat dugaan.
“Rekaman CCTV itu masih kami dalami. Kami belum bisa memastikan mereka sebagai pelaku,” tegasnya, Jumat (27/3/2026).
Meski demikian, polisi terus menganalisis sejumlah rekaman dari berbagai titik di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku.
Polisi Sisir Bukti dan Jejak Pelaku
Selanjutnya, tim penyidik bergerak cepat mengumpulkan bukti tambahan. Mereka menyisir area sekitar rumah korban guna menemukan petunjuk baru yang bisa mengarah pada identitas pelaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga saat ini, polisi belum menetapkan tersangka karena identitas pelaku masih belum terungkap.
“Untuk pelaku, sampai sekarang belum ada yang teridentifikasi. Kami masih terus bekerja,” tambah Ananda.
Aksi pencurian ini terjadi di rumah milik perempuan berinisial HMD. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal salat Idulfitri.
Pelaku diduga memanfaatkan momen tersebut untuk masuk ke dalam rumah, lalu membobol brankas dan membawa kabur emas 1 kilogram serta uang tunai.
Modus Terencana dan Berani
Kuat dugaan, aksi ini dilakukan secara terencana. Pelaku diduga sudah mengincar rumah korban dan mengetahui waktu yang tepat untuk beraksi.
Selain itu, penggunaan CCTV oleh warga kini menjadi alat penting dalam membantu pengungkapan kasus kriminal seperti ini.
Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam kondisi kosong.
Penggunaan sistem keamanan tambahan seperti CCTV, kunci ganda, serta koordinasi dengan tetangga dinilai penting untuk mencegah aksi serupa.
Kasus ini masih terus dikembangkan. Polisi memastikan akan memburu pelaku hingga tertangkap dan mengungkap jaringan di balik pencurian bernilai fantastis tersebut. (red)
Editor : Hadwan



















