Manifes KMP Mutiara Sentosa II Jadi Sorotan, Lima Anak Belum Tercatat

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KMP Mutiara Sentosa II Terbakar, Kemenhub Temukan Selisih Data Manifes dan Korban Evakuasi. (Posnews/Kemenhub)

KMP Mutiara Sentosa II Terbakar, Kemenhub Temukan Selisih Data Manifes dan Korban Evakuasi. (Posnews/Kemenhub)

SURABAYA, POSNEWS.CO.ID — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih memfokuskan pencocokan data manifes KMP Mutiara Sentosa II dengan jumlah korban yang berhasil dievakuasi setelah kebakaran kapal di perairan utara Sumenep, Jawa Timur.

Proses tersebut belum selesai karena sejumlah kapal penyelamat masih dalam perjalanan menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa selisih antara data manifes penumpang dan jumlah korban di lapangan diduga muncul karena beberapa penumpang membatalkan perjalanan tanpa memperbarui data manifes.

Selain itu, petugas menemukan lima anak yang belum tercatat dalam manifes, sehingga temuan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah dan akan menjadi bahan evaluasi terhadap penyelenggara pelayaran.

Kemenhub Pastikan Seluruh Penumpang Teridentifikasi

Dudy menegaskan pencatatan seluruh penumpang penting untuk menjamin hak korban, memperlancar evakuasi, dan memastikan ketersediaan perlengkapan keselamatan.

Karena itu, Kemenhub terus mencocokkan data manifes dengan jumlah korban yang telah dievakuasi agar seluruh penumpang dapat teridentifikasi secara akurat.

Baca Juga :  Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Operator KMP Mutiara Sentosa II Akan Dievaluasi

Pemerintah akan mengevaluasi operator KMP Mutiara Sentosa II setelah KNKT menuntaskan investigasi penyebab kebakaran kapal tersebut.

Dudy menyatakan evaluasi akan mengukur kinerja operator karena KMP Mutiara Sentosa II dilaporkan telah mengalami kebakaran sebanyak dua kali.

“Kami akan mengevaluasi operator setelah menunggu hasil investigasi KNKT. Peristiwa ini harus menjadi pelajaran penting,” ujar Dudy di Surabaya, Senin (3/8/2026) dini hari.

Pemerintah berharap investigasi KNKT mengungkap penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa II dan memperkuat keselamatan pelayaran. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas
Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen
Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar
Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga
Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas

Senin, 14 September 2026 - 15:22 WIB

Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik

Senin, 14 September 2026 - 07:34 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen

Senin, 14 September 2026 - 06:12 WIB

Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar

Senin, 14 September 2026 - 06:01 WIB

Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga

Berita Terbaru

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB

Ilustrasi, langit berawan menyelimuti kawasan Jabodetabek pada Selasa 15 September 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:27 WIB