Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi

Kamis, 17 September 2026 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, wanita pelaku kejahatan diborgol. (Posnews/Shutterstock)

Ilustrasi, wanita pelaku kejahatan diborgol. (Posnews/Shutterstock)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Niat seorang nenek berusia 73 tahun mencari nafkah dengan berjualan kue justru dimanfaatkan pelaku kejahatan.

Di Kampung Sawah, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, nenek tersebut diduga diperdaya wanita yang mengaku hendak membantu memberikan modal usaha.

Bukannya mendapat bantuan, korban malah kehilangan sepasang anting dan uang hasil berjualan sekitar Rp520 ribu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polsek Cileungsi kemudian menangkap wanita yang diduga menjadi pelaku. Polisi menyebut aksi tersebut bukan kejadian pertama. Pelaku diduga telah menyasar warga lanjut usia selama hampir satu tahun.

Dibujuk dengan Janji Modal Usaha

Peristiwa itu terjadi pada Senin (14/9/2026). Saat itu, korban yang sehari-hari berjualan kue keliling didatangi pelaku.

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan, pelaku menggunakan modus menawarkan bantuan modal usaha. Korban kemudian diajak menuju lokasi yang lebih sepi.

“Pelaku membujuk korban dengan janji memberikan modal usaha hingga mengajak korban ke lokasi yang sepi,” kata Edison, Kamis (17/9/2026).

Setelah korban lengah, pelaku diduga mengambil sepasang anting yang dikenakan korban serta uang tunai hasil berjualan.

Baca Juga :  Basarnas Jemput 62 Penumpang Selamat KM Mutiara Sentosa 2 dari Pulau Masalembu

“Saat korban lengah, pelaku diduga mengambil perhiasan anting milik korban serta uang hasil berjualan sebesar Rp520 ribu,” ujar Edison.

Korban akhirnya kehilangan barang berharga yang berkaitan langsung dengan kehidupannya sehari-hari. Uang tersebut merupakan hasil dari jerih payah berjualan kue.

Polisi Ungkap Pelaku Sasar Lansia

Setelah menerima laporan, penyidik Polsek Cileungsi bergerak melakukan penyelidikan. Polisi kemudian mengamankan pelaku di kediamannya di wilayah Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi.

Dari pemeriksaan awal, polisi menyebut pelaku sengaja menyasar warga lanjut usia karena menganggap mereka lebih mudah diperdaya.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sengaja mengincar para lansia karena dianggap mudah diperdaya,” kata Edison.

Pengakuan tersebut membuat kasus berkembang. Polisi kini mendalami kemungkinan adanya korban lain yang mengalami modus serupa.

Aksi Hampir Setahun, Korban Diduga Banyak

Polisi menyebut pelaku telah menjalankan aksinya selama hampir satu tahun. Total kerugian para korban ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Salah satu korban lainnya merupakan seorang nenek di wilayah Gandoang. Dalam kasus tersebut, pelaku diduga mengambil perhiasan korban dengan nilai mencapai puluhan juta rupiah.

Tidak berhenti di situ, pelaku juga diduga menggunakan modus berbeda terhadap seorang kakek asal Gandoang.

Baca Juga :  Ratusan Warga Kampung Sepatan Cilincing Mengungsi di Boks Container Akibat Banjir Jakut

Pelaku disebut berpura-pura sebagai cucu korban. Dengan cara tersebut, pelaku kemudian membawa kabur uang sekitar Rp900 ribu.

“Seorang kakek asal Gandoang turut menjadi korban setelah pelaku berpura-pura sebagai cucunya dan membawa kabur uang sekitar Rp900 ribu. Saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut dan mengumpulkan keterangan dari para korban lainnya,” ujar Edison.

Polisi Telusuri Korban Lain

Kini penyidik masih mengembangkan perkara tersebut. Polisi mengumpulkan keterangan para korban dan menelusuri kemungkinan adanya aksi lain yang belum dilaporkan.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama keluarga yang memiliki anggota lanjut usia, agar lebih waspada terhadap orang yang menawarkan bantuan, hadiah, uang atau modal usaha secara tiba-tiba.

Pelaku dapat menggunakan berbagai alasan untuk membangun kepercayaan sebelum mengajak korban berpindah ke lokasi yang sepi.

Karena itu, warga sebaiknya tidak mudah mengikuti ajakan orang yang belum dikenal.

Jika mendapat tawaran bantuan atau transaksi yang mencurigakan, warga dapat meminta pendampingan keluarga atau orang yang dipercaya.

Sementara itu, polisi masih mendalami seluruh dugaan aksi pelaku. Status hukum pelaku tetap mengikuti proses penyidikan dan asas praduga tak bersalah hingga terdapat putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi
Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja
Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena
Mulut Disumpal Kain, Wanita 22 Tahun Tewas di Kebun Roraya, Polisi Tangkap J
Aris Sanda Ditemukan Tewas, Mobilnya Terbakar di Jalur Wamena-Mbua
Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak
Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas
Sadis, Fotografer di Lampung Timur Tewas Ditusuk, Mobil dan Emas Raib

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 07:29 WIB

Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 06:12 WIB

Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja

Jumat, 18 September 2026 - 05:43 WIB

Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena

Kamis, 17 September 2026 - 19:21 WIB

Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi

Kamis, 17 September 2026 - 08:14 WIB

Mulut Disumpal Kain, Wanita 22 Tahun Tewas di Kebun Roraya, Polisi Tangkap J

Berita Terbaru

Produksi sawit Kalimantan diproyeksi anjlok hingga 15% pada Q4 akibat kemarau panjang dan karhutla. Simak data kerusakan lahan dan estimasi GAPKI. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:20 WIB