Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena

Jumat, 18 September 2026 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TNI mengevakuasi Sinta Bilolo, istri almarhum Aris Sanda, dari Mbua menuju Wamena. (Posnews/Ist)

TNI mengevakuasi Sinta Bilolo, istri almarhum Aris Sanda, dari Mbua menuju Wamena. (Posnews/Ist)

WAMENA, POSNEWS.CO.ID – Duka belum reda setelah kehilangan suami, Sinta Bilolo masih harus menghadapi perjalanan panjang dari Distrik Mbua menuju Wamena, Papua Pegunungan.

Akses darat yang belum memungkinkan membuat perjalanan tersebut tidak bisa ditempuh seperti biasa.

Kondisi itu mendorong Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto memerintahkan bantuan evakuasi melalui jalur udara pada Kamis (17/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sinta merupakan istri almarhum Aris Sanda, sopir yang menjadi korban penembakan kelompok bersenjata di jalur Wamena-Mbua. Aris dilaporkan tewas saat membawa logistik warga pada 15 September 2026.

Dua Helikopter Antar Sinta ke Kenyam

Dalam evakuasi tersebut, Sinta tidak seorang diri. Ia bersama dua pendamping, Haryati dan Murni.

Ketiganya berangkat dari Mbua menggunakan Helikopter Bell dan Helikopter Fennec. Kedua helikopter kemudian membawa mereka menuju Kenyam.

Setelah tiba di Kenyam, perjalanan berlanjut menggunakan pesawat Caravan menuju Wamena. Seluruh rangkaian evakuasi berlangsung aman dan lancar.

Baca Juga :  Selain Motor Listrik, Kejagung Temukan Mark Up Sepatu - Tablet dan TV Program MBG

Riyanto mengatakan keputusan tersebut diambil karena jalur darat Mbua-Wamena mengalami hambatan.

“Evakuasi dilakukan untuk memastikan Ibu Sinta dapat melakukan perjalanan dengan aman di tengah kondisi akses darat yang belum memungkinkan,” kata Riyanto dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9/2026).

TNI Utamakan Keselamatan

Menurut Riyanto, bantuan evakuasi diberikan atas pertimbangan kemanusiaan dan keselamatan.

Sinta yang tengah berduka membutuhkan perjalanan yang aman. Karena akses darat belum dapat digunakan, TNI memilih jalur udara agar Sinta bersama kedua pendampingnya bisa melanjutkan perjalanan menuju Wamena.

“Ibu Sinta sedang dalam suasana duka dan membutuhkan perjalanan yang aman. Ketika akses darat belum memungkinkan, saya perintahkan jajaran memberikan bantuan evakuasi udara agar beliau bersama pendamping dapat sampai ke Wamena dengan selamat,” ujar Riyanto.

Ia menegaskan keselamatan dan kemanusiaan harus menjadi prioritas dalam kondisi tersebut.

Aris Sanda Tewas di Jalur Wamena-Mbua

Sebelumnya, Aris Sanda menjadi korban penembakan di kawasan jalur Wamena-Mbua, Papua Pegunungan.

Baca Juga :  KPK Awasi Bantuan Gempa NTT, Warga Diminta Laporkan Dugaan Penyalahgunaan

Aris diketahui bekerja sebagai sopir angkutan masyarakat. Polisi dan TNI kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut.

Dari olah tempat kejadian perkara, aparat dilaporkan menemukan satu selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter serta sejumlah dokumen milik korban.

Polisi juga menegaskan bahwa Aris merupakan warga sipil dan membantah informasi yang menuding korban sebagai intelijen.

Akses Sulit Tak Boleh Halangi Pertolongan

Riyanto mengatakan kondisi geografis Papua dan keterbatasan akses transportasi tidak boleh menghalangi masyarakat ketika membutuhkan pertolongan.

Karena itu, Koops TNI Habema memastikan bantuan dapat diberikan dalam situasi yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kehadiran negara harus dapat dirasakan pada saat masyarakat paling membutuhkan, hadir memberikan rasa aman, membantu perjalanan, dan memastikan mereka tidak menghadapi masa-masa sulit seorang diri,” kata Riyanto.

Perjalanan Sinta akhirnya berlanjut melalui jalur udara. Di tengah suasana duka, bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan keluarga korban dapat melanjutkan perjalanan dengan lebih aman ketika akses darat belum memungkinkan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja
Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi
Mulut Disumpal Kain, Wanita 22 Tahun Tewas di Kebun Roraya, Polisi Tangkap J
Aris Sanda Ditemukan Tewas, Mobilnya Terbakar di Jalur Wamena-Mbua
Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak
Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas
Sadis, Fotografer di Lampung Timur Tewas Ditusuk, Mobil dan Emas Raib
Ditemukan Lemah di Hutan, Demerina Masih Syok Disandera KKB Mimika

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 06:12 WIB

Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja

Jumat, 18 September 2026 - 05:43 WIB

Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena

Kamis, 17 September 2026 - 19:21 WIB

Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi

Kamis, 17 September 2026 - 08:14 WIB

Mulut Disumpal Kain, Wanita 22 Tahun Tewas di Kebun Roraya, Polisi Tangkap J

Rabu, 16 September 2026 - 14:57 WIB

Aris Sanda Ditemukan Tewas, Mobilnya Terbakar di Jalur Wamena-Mbua

Berita Terbaru

Bank of Japan bersiap menaikkan suku bunga acuan ke 1,25 persen untuk meredam inflasi energi dan menahan pelemahan nilai tukar yen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bank of Japan Bersiap Naikkan Suku Bunga Utama

Jumat, 18 Sep 2026 - 06:01 WIB