Mantan Pegawai Bobol Brankas, Perhiasan dan Uang Dollar di Gasak

Senin, 13 Oktober 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pembobolan Brankas. Dok: Istimewa

Ilustrasi, Pembobolan Brankas. Dok: Istimewa

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Aksi mantan pegawai ini tidak patut dijadikan contoh. Ia nekad membobol isi brankas lantaran kesal dipecat dari tempat kerjanya lalu menguras semua isi brankas.

Pelaku Rio Amando Septiawan (34) berhasil ditangkap polisi setelah mencuri brankas berisi emas, uang dolar, dan dokumen penting di salah satu perumahan elite Bogor Utara.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi, menyebutkan, Rio nekat mencuri karena kesal lantaran dipecat sang majikan.

Baca Juga :  Wanita di Cisarua Dibunuh Gara-Gara Tabungan Umrah Rp12,4 Juta Digelapkan

“Pelaku mantan pegawai korban. Sebelumnya dia pernah ketahuan menggelapkan barang maupun uang, makanya diberhentikan,” ujar Aji, Senin (13/10/2025).

Kejadian pencurian itu pada Kamis (9/10/2025) sekitar pukul 00.00 WIB, saat rumah korban kosong karena ditinggal ke Arab Saudi. Rio, yang sudah mengetahui lokasi brankas dan kuncinya, mencuri sendirian.

“Di Perumahan Danau Bogor Raya, pelaku membawa kabur brankas berisi lima kalung emas, satu gelang emas, uang dolar, BPKB, STNK, HP, dan alat translate,” jelas Aji.

Baca Juga :  Maling Besinglet dan Celana Dalam Bobol Toko di Cileungsi, Aksinya Viral Terekam CCTV

Akibat kejadian itu kerugian korban mencapai Rp 136 juta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban merupakan warga keturunan Timur Tengah yang sudah menjadi WNI dan menetap di Bogor. Rio ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan cepat atas laporan pencurian ini.

Beredar luas di Bogor, aksi pencurian ini membuat warga perumahan elite kaget dan waspada. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah
Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO
3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jakarta Mudik Lebaran, Rekayasa Lalin Digeber
Viral di Instagram, Polisi Ringkus 17 Remaja Penebar Teror Petasan
Mengapa Nuklir Inggris Tidak Menakuti AS, tapi Nuklir Iran Menjadi Krisis?
Logika Kepantasan: Mengapa Negara Mematuhi Aturan Meskipun Tidak Menguntungkan?
Bagaimana Isu Hak Asasi Manusia Mengubah Perilaku Negara Otoriter
Diplomasi Identitas: Mengapa Kedekatan Budaya Lebih Kuat daripada Persekutuan Militer?

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:29 WIB

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:27 WIB

Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:06 WIB

3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jakarta Mudik Lebaran, Rekayasa Lalin Digeber

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:54 WIB

Viral di Instagram, Polisi Ringkus 17 Remaja Penebar Teror Petasan

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:18 WIB

Mengapa Nuklir Inggris Tidak Menakuti AS, tapi Nuklir Iran Menjadi Krisis?

Berita Terbaru

Lampu hijau dari Washington. Amerika Serikat mendorong pemerintahan baru Suriah untuk mengirim pasukan ke Lebanon Timur guna melucuti Hezbollah, memicu dilema keamanan bagi Presiden Ahmed al-Sharaa di tengah eskalasi perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah

Rabu, 18 Mar 2026 - 12:29 WIB