Muhadjir Effendy: Perbedaan 1 Syawal 1447 H Itu Wajar, Umat Tetap Bersatu

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan Jemaah Padati Salat Id Muhammadiyah, Muhadjir Serukan Persatuan. (Posnews/Net)

Ribuan Jemaah Padati Salat Id Muhammadiyah, Muhadjir Serukan Persatuan. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Perbedaan Lebaran kembali terjadi, namun tetap adem. Ketua PP Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, menegaskan perbedaan penetapan 1 Syawal 1447 H bukan konflik, melainkan hal biasa yang harus disikapi dengan dewasa.

Ia menyampaikan hal itu usai melaksanakan Salat Idulfitri di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).

Selanjutnya, Muhadjir menekankan bahwa baik Muhammadiyah maupun pemerintah memiliki dasar kuat dalam menentukan awal Syawal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perbedaan hanya terletak pada metode hisab yang digunakan, bukan pada tujuan.

Lebih lanjut, Muhammadiyah menggunakan pendekatan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), yakni sistem penentuan awal bulan yang berlaku secara global.

Dengan metode ini, posisi hilal tidak hanya dihitung secara lokal, melainkan berlaku untuk seluruh dunia.

Baca Juga :  Viral di TikTok, Muhammadiyah Desak Negara Tindak Tegas Biro Jasa Nikah Siri

Di sisi lain, Muhadjir mengingatkan umat Islam agar tidak mempersoalkan perbedaan hari raya. Ia menegaskan bahwa ketaatan kepada pemerintah tidak harus dimaknai sebagai keseragaman tanggal Lebaran.

“Baik yang Lebaran hari ini maupun besok, keduanya tetap taat kepada pemerintah. Ini yang harus dipahami,” tegasnya.

Tak hanya itu, Muhadjir mengungkapkan bahwa KHGT telah diratifikasi lebih dari 10 negara sejak resmi diterapkan pada Juni 2025.

Sistem ini menjadi bagian dari pembaruan (tajdid) Muhammadiyah dalam menyatukan kalender Islam secara global.

Sementara itu, pemerintah melalui sidang isbat menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil rukyatul hilal dan kriteria yang berlaku di Indonesia.

Salat Idul Fitri Membludak

Di lapangan, suasana Salat Idulfitri Muhammadiyah berlangsung membludak. Ribuan jemaah memadati Pusat Dakwah Muhammadiyah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, sejak pagi hari.

Baca Juga :  4,2 Juta Warga Jakarta Tak Mudik Lebaran 2026, Kemenpar Genjot Wisata Ibu Kota

Bahkan, saf salat meluber hingga ke jalan raya karena kapasitas halaman tak lagi menampung jamaah.

Selain itu, sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam pelaksanaan salat tersebut. Di antaranya Fadlul Imansyah dan Dzulfikar Ahmad Tawalla, yang ikut berbaur bersama jamaah.

Tak kalah heboh, suasana serupa juga terjadi di Jakarta Timur. Masjid Baitusy Syifa di RS Islam Pondok Kopi dipadati jamaah hingga meluber ke trotoar dan jalan sekitar.

Dengan perbedaan yang tetap berjalan damai, momentum Idulfitri 1447 H menjadi bukti kuat bahwa persatuan umat tetap terjaga meski berbeda penetapan hari raya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SDN Kebayoran Lama Roboh Hampir 2 Tahun, Siswa Belajar di Ruang Darurat
Pria Tewas di Balkon Hotel The G, Diduga Jatuh dari Area Gondola Lantai 46
Demo Mahasiswa Digelar di OJK dan Gambir, 706 Polisi Dikerahkan
Suhu Jabodetabek Bisa 34°C, Hujan Singkat Mengintai Senin 20 Juli 2026
Nobar Final Piala Dunia 2026, Polisi Larang Bawa Miras hingga Petasan
Tiga Kapal Nelayan Terbakar di Dermaga Kaliadem, Api Bikin Nelayan Panik
Cuaca Jabodetabek Minggu 19 Juli 2026: Matahari Bersinar, Suhu 33°C
Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:12 WIB

SDN Kebayoran Lama Roboh Hampir 2 Tahun, Siswa Belajar di Ruang Darurat

Senin, 20 Juli 2026 - 13:31 WIB

Pria Tewas di Balkon Hotel The G, Diduga Jatuh dari Area Gondola Lantai 46

Senin, 20 Juli 2026 - 07:30 WIB

Demo Mahasiswa Digelar di OJK dan Gambir, 706 Polisi Dikerahkan

Senin, 20 Juli 2026 - 06:16 WIB

Suhu Jabodetabek Bisa 34°C, Hujan Singkat Mengintai Senin 20 Juli 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:05 WIB

Nobar Final Piala Dunia 2026, Polisi Larang Bawa Miras hingga Petasan

Berita Terbaru