Ledakan Septic Tank di Pamekasan Tewaskan Balita, Dipicu Bensin dan Api

Jumat, 20 Maret 2026 - 05:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

PAMEKASAN, POSNEWS.CO.ID – Tragedi memilukan mengguncang Pamekasan.

Seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun tewas secara tragis setelah menjadi korban ledakan septic tank yang menghancurkan area belakang rumah warga.

Peristiwa ini langsung menyita perhatian publik karena terjadi secara tiba-tiba dan mematikan.

Selanjutnya, insiden mengerikan itu terjadi pada Selasa (17/3/2026) siang saat korban tengah bermain bersama teman sebayanya.

Tanpa disadari, aktivitas berbahaya dilakukan di lokasi tersebut hingga memicu ledakan dahsyat dari dalam septic tank.

Lebih lanjut, Kasi Humas Polres Pamekasan, Iptu Yoni Evan Pratama, mengungkapkan bahwa ledakan dipicu oleh bensin yang dituangkan ke dalam lubang septic tank lalu disulut api.

Baca Juga :  Kapolsek Kendal Digerebek Masuk Rumah Janda, Dinonaktifkan dan Diperiksa Propam

Akibatnya, gas di dalam tangki langsung bereaksi dan meledak keras, hingga membuat beton penutup terpental dan menghantam korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ledakan terjadi akibat gas dalam septic tank tersulut api. Beton penutup terpental dan mengenai korban,” jelas Yoni, Jumat (20/3/2026).

Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka parah. Warga langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Palengaan untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Namun, karena kondisinya kritis, korban kemudian dirujuk ke RSUD Pamekasan pada pukul 18.00 WIB.

Namun demikian, upaya medis tidak mampu menyelamatkan nyawa korban. Bocah malang itu akhirnya mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 19.00 WIB, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.

Baca Juga :  Mutasi Besar TNI, Jenderal Agus Subiyanto Rotasi 57 Perwira Tinggi dari 3 Matra

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polsek Palengaan bersama tim Inafis Polres Pamekasan langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas mengamankan sejumlah barang bukti, seperti botol bekas bensin, serpihan pipa paralon, hingga pecahan beton septic tank.

Di sisi lain, pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah murni. Orang tua korban memilih tidak melanjutkan proses hukum dan menolak autopsi, dengan menandatangani surat pernyataan resmi.

Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar, terutama bahan mudah terbakar yang dapat memicu ledakan mematikan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswi UNS Sulap Kentang Kleci Jadi Burger Unik dan Laku Keras
Polemik Ceramah JK Memanas, Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polisi
Sakit Sepekan, Pria Obesitas di Jatinegara Dievakuasi ke Rumah Sakit
Tabrak Pedagang Buah hingga Terpental di Kalimalang, Sopir Pajero Diciduk Polisi
Simpan Senpi Ilegal dan Peluru Aktif di Kontrakan, Pria di Muba Diciduk Polisi
Demo Hardiknas, Pengendara Hindari Kawasan Monas dan DPR, Polisi Kerahkan 3.545 Personel
Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi 11 Penumpang Kapal Pancing Bocor di Marunda
Dendam Asmara Berujung Penusukan di Depok, Tiga Pelaku Dibekuk

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 18:08 WIB

Mahasiswi UNS Sulap Kentang Kleci Jadi Burger Unik dan Laku Keras

Senin, 4 Mei 2026 - 17:46 WIB

Polemik Ceramah JK Memanas, Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polisi

Senin, 4 Mei 2026 - 17:28 WIB

Sakit Sepekan, Pria Obesitas di Jatinegara Dievakuasi ke Rumah Sakit

Senin, 4 Mei 2026 - 17:07 WIB

Tabrak Pedagang Buah hingga Terpental di Kalimalang, Sopir Pajero Diciduk Polisi

Senin, 4 Mei 2026 - 16:53 WIB

Simpan Senpi Ilegal dan Peluru Aktif di Kontrakan, Pria di Muba Diciduk Polisi

Berita Terbaru